Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Parah...! Banjir Asahan Terjadi di 7 Kecamatan

Tim Redaksi: Sabtu, 16 September 2017 | 21:59 WIB

Banjir Asahan Terjadi di 7 Kecamatan


Curah hujan yang tinggi ditambah banjir kiriman dari Simalungun, sebanyak 7 kecamatan, di kabupaten Asahan, dengan 20 desa dilanda banjir, Sabtu (16/9/2017) sekira pukul 10.00 wib.

Kepada wartawan Kabid Darurat Logistik BPBD Asahan, Haidir Sinaga mejelaskan, 7 kecamatan yang terendam banjir diantaranya, kecamatan Buntu Pane dengan 4 desa  yaitu, Karya Ambalutu, Prapat janji, Buntu Pane,  Mekar Sari, Sei Silau Timur. Lalu kecamatan Setia Janji di 3 desa yaitu, Bangun Sari,  Sei Silau Tua,  Sei Silau Barat.  Selanjutnya kecamatanTinggi Raja di  6 desa, diantaranya Piasa Ulu, Sidomulyo,  Teladan,  Terusan Tengah,  Jatisari dan Tinggi Raja.

Masih kata Haidir, kecamatan Pulau Bandring di 2 desa yaitu, Taman Sari dan Tanah Rakyat lalu kecamatan   Rahuning, di Desa Rahuning. Kecamatan  Pulau Rakyat, di desa Pulau Rakyat Tua, dan kecamatan  Aek Ledong, di desa Ledong Barat dan Padang Sipirok

"Untuk jumlah pemukiman yang tergenang air, sebanyak 1637 KK dan kita pihak pemerintahan di Asahan melalui BPBD melakukan upaya pendirian posko dapur umum dan bekerja sama tiga pilar di kecamatan juga puskes desa, polsek dan koramil untuk memberi pertolingan pada warga kita , “ujarnya.

Dilanjutkannya,  pihaknya dibantu Satgas PB BPBD Kabupaten Asahan, relawan bencana, destana dan organisasi wanita desa tanggap bencana melakukan pendistribusian bantuan logistik dapur umum lalu evakuasi warga, anak sekolah, balita dan lansia, baik dengan menyiagakan  perahu karet dan truck dilokasi yang terdampak banjir.

"Bupati juga menghimbau kepada warga  agar mengungsi jika banjir bertambah tinggi kelokasi yang lebih tinggi, seperti ketempat pelayanan kesehatan di posko siaga bencana yang telah disiapkan Pemkab Asahan ,dan kita telah menyediakan sembako seperti beras, mie instan, air kemasan dan beberapa makan ringan lainnya kepada warga yang terkena banjir, “ungkapnya.

Masih katanya, bahwa banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi mulai pukul 17.30 WIB pada 15 September  2017  lalu dan pukul 04.30 WIB, pada hari ini, 16 September 2017.

Hujan hampir di seluruh wilayah kabupaten Asahan dan tetangganya, termasuk dibagian hulu kabupaten Simalungun. Dan  hal ini menyebabkan luapaan permukaan air sungai Aek Silo, sungai Ambalutu,  sungai Piasa, dan sungai Kopas dari bagian hulu, katanya. (rial)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait