Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Lima Pemuda Mabuk Tuak Ini Aniaya dan Rebut Senpi Polisi

Tim Redaksi: Jumat, 15 September 2017 | 21:43 WIB


Lima Pemuda Mabuk Tuak Ini Aniaya dan Rebut Senpi Polisi



Petugas dari Polsek Kutalimbaru berhasil mengamankan 5 orang yang diduga menganiaya seorang anggota Polri.

Informasi yang diperoleh, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kutalimbaru bernama Brigadir Melky Tampubolon dianiaya sekelompok orang di Deli Serdang, Sumatera Utara. Bahkan, senjata api (senpi) milik korban sempat direbut pelaku.

Pelaku yang diamankan berjumlah 5 orang yakni, Dandi Bangun (20), Budiman (20), Ferdinan Ketaren (25), Adenta Sembiring (21) dan Satria Bangun (21). Seluruhnya merupakan warga Desa Sugau Lau Macem.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu mengatakan, penganiayaan itu terjadi di depan Warung Kopi Simpang Palebo, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, pada Kamis (14/9/2017) sekira pukul 22.50 WIB. 

Awalnya, Brigadir Melky mendampingi perangkat desa mengantarkan beras untuk rumah tangga miskin (raskin) pukul 17.00 WIB. Brigadir Melky bersama saksi Robinson Ginting, Hendak Tarigan dan Doyok Tarigan.

"Mereka mengantarkan beras raskin ke Dusun Namomirah menggunakan mobil pikap Daihatsu Zebra BK 8316 DM," ujar Martualesi kepada Metro-Online.co, Jumat (15/9/2017)

Usai mengatantarkan saksi, lanjut, Brigadir Melky Cs istirahat di warung kopi simpang Palebo. Sebelumnya, sudah ada pengunjung lain di dalam warung itu termasuk 5 orang pelaku. 

"Salah satu pelaku merasa kenal dengan saksi Robinson Ginting lalu minta dibelikan rokok sebungkus, namun tidak di-iya-kan oleh saksi," sambungnya. 

Dijelaskan Martualesi, saksi Robinson dan Brigadir Melky lalu hendak pulang 30 menit kemudian. Namun saat berada di dalam mobil, mereka didatangi pelaku yang meminta rokok. Robinson menjawab tidak mempunyai uang. 

Brigadir Melky yang mendengar perdebatan itu lalu mencoba melerai. Brigadir Melky menjelaskan bahwa dia adalah anggota Polri sambil menunjukkan senjatanya.

"Namun, karena pengaruh minuman tuak, para pelaku langsung menganiaya korban dan menarik senpi korban. Sementara, salah satu pelaku lainnya memecahkan kaca mobil tersebut dengan batu dan botol. Senpi (yang direbut) itu diletakkan oleh pelaku di mobil," ucap Martualesi. 

Setelah itu, sambung Martuaesi, para pelaku langsung melarikan diri. Namun tak lama, kelima pelaku berhasil ditangkap petugas. 

"Hasil penyelidikan diketahui pelaku 5 orang dalam keadaan mabuk tuak. Saat ini, para pelaku masih dalam pemeriksaan," pungkasnya. (sandy)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait