Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Gawat...! Bagasi Penumpang Diduga Diacak-acak Petugas Bandara Kualanamu

Tim Redaksi: Minggu, 10 September 2017 | 22:25 WIB





Entah berapa kali lagi, kasus pencurian bagasi akan terjadi di Bandara Kualanamu. Meski pihak PT AP II sebelumnya mengaku sudah menempatkan sejumlah CCTC, tapi masih ada saja oknum nakal yang nekat beraksi. Teranyar dialami seorang penumpang Lion Air yang berangkat dari Jakarta tujuan Medan, kemarin (9/9/2017).

Informasi yang dihimpun redaksi, Hj Juliani terlihat marah-marah dan melakukan komplain kepada pihak maskapai Lion Air di Bandara Kualanamu sekitar pukul 13.35 wib. Sebab, tasnya didapati dalam kondisi sudah tidak normal seperti sedia kala. “Ketahuannya pas barang turun dari bagasi. Tiba-tiba isi tas sebagian sepertinya hilang. Tas telah terbuka. Sudah mengadu ke pihak Lion, namun belum ada kepastian,” ujar kerabat korban.

Atas kejadian yang dialami penumpang dengan nomor penerbangan JT. 0200 itu, tidak ditampik oleh pihak maskapai. Hasil konfirmasi redaksi, Koordinator Bagasi (bagage) Lion Air di Bandara Kualanamu Finaldi membenarkan adanya laporan penumpang yang bagasinya rusak. “Benar penumpang sudah melapor, penumpang meminta kita untuk menindaklanjuti laporannya,” kata Finaldi.

Menurut Finaldi kerusakan bagasi (koper) terjadi kemungkinan akibat terbentur dengan bagasi lainnya di dalam pesawat. “Di dalam pesawat banyak bagasi penumpang, kemungkinan koper rusak karena terbentur koper hilang. Kita meminta keterangan dilapangan dan masih menunggu hasilnya. Kita akan melaporkan hasil dari lapangan kepada penumpang,” ujarnya.

Meski pun begitu, lanjut Finaldi tidak ada barang yang hilang. “Tidak ada barang yang hilang, tapi laporan dari staff  ada dokumen yang rusak (koyak) tapi tidak tau dokumen apa. Kalau koper yang rusak akan kita perbaiki atau diganti tergantung kerusakannya,” tegasnya.


Dirinya pun menjelaskan pihaknya akan memperbaiki pelayanan sehingga hal seperti ini tidak terjadi. “Setiap hari saat masuk dan pulang kerja kita selalu memberikan arahan dan himbauan kepada pekerja dilapangan agar bekerja dengan harti-hati sehingga tidak ada lagi kejadian seperti ini. Kedepannya kita akan memperbaiki pelayanan,” jelas Finaldi.(red)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait