Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

BPBD Asahan Gelar Pelatihan Wirausaha

Tim Redaksi: Jumat, 22 September 2017 | 20:00 WIB



Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asahan gelar program pelatihan wirausaha yang bertujuan pemulihan ekonomi bagi masyarakat pelaku usaha yang terkena dampak bencana banjir Mei dan September 2017 lalu di Desa Sei Silau Tua, Jumat (22/9/2017) sekira pukul 10.00 wib.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Asahan, Khaidir Sinaga menjelaskan, dampak bencana yang terjadi telah menimbulkan kerusakan infrastruktur dan non-infrastruktur, terutama sosial ekonomi keuangan masyarakat. Dan ini juga menjadi perhatian dan tanggung jawab pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mengatasinya.
"Dampak akibat bencana adalah tanggung jawab bersama, bukan semata-mata pemerintah. Harus ada kesadaran dan kemauan dari masyarakat dan didukung swasta dan pemerintah untuk bangkit dan mau sacara aktif mencegah bencana," 

Masih kata Khaidir, dalam hal ini pihaknya harus tanggap terhadap kejadian bencana, hingga sadar untuk recovery baik secara fisik maupun sosial ekonomi berbasis kearifan dan kekayaan sumberdaya lokal sekitar yang mampu menjadi modal kehidupan masyarakatnya.

Intinya masyarakat harus dapat bersahabat dengan alamnya. Dengan tujuan masyarakat yang terdampak akibat bencana banjir menjadi masyarakat yang tanggap, tangguh, dan tangkas terhadap gejolak alam baik secara fisik hingga kemandirian ekonomi.
"Masyarakat dapat terus bangkit dan berkembang tanpa lelah menghadapi bencana yang menimpa desanya. Sehingga dewasa dan bersahabat dengan bencana yang menimpa lingkungannya sembari memperbaiki dan mencari pencegahan seperti layaknya masyarakat Jepang," pungkasnya.
Rusmansyah, Anggota DPRD Asahan menambahkan sangat apresiasi program Pemkab. Asahan yang dijalankan BPBD Kab. Asahan yang tanggap dan peduli dalam menjalankan penanggulangan bencana baik sesudah bencana. Terutama pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha yang terdampak bencana pasca bencana, khusunya di Desa Sei Silau Tua Kec. Setia Janji.
"Ini sejalan filosofi penanggulangan bencana yang menekankan kesadaran dan keikutsertaan ketiga pilar di dalam prabencana dan mitigasi, disaat darurat bencana, hingga recovery dan pasca bencana dari pilar masyarakat, dunia usaha dan pemerintah. Peran serta bersama sangat cepat dapat memulihkan kembali ekonomi dimasyarakat," paparnya.(rial)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait