Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

4 Desa Ini Sepakat Bangun Jembatan Dari Dana Desa

Tim Redaksi: Senin, 18 September 2017 | 14:00 WIB

Suasana pelaksanaan Musdes bersama oleh 4 desa wilayah Hulu Batang Pane yakni desa Rahuning Jae, Rampa Julu, Mananti dan Paran Padang yang dipusatkan di balai desa‎ Rahuning Jae, Sabtu (16/9) lalu.


Empat desa yang berada di wilayah Hulu Batang Pane, yakni Desa Rahuning Jae, Paran Padang, Mananti dan Rampa Julu, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengadakan musyawarah desa (musdes)‎ untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) tahun anggaran 2018.

Musdes yang dipusatkan di balai desa Rahuning Jae dan dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut tersebut yakni Kamis hingga Sabtu (14-16/9) dihadiri oleh kades Rahuning Jae Saparuddin Simamora, kades Paran Padang Adam Simamora, kades Mananti Hamdan Simamora, kades Rampa Julu Henni Maria Siregar, BPD dari 4 desa tersebut, tenaga ahli dari Kabupaten Paluta Sa'dun Harahap SH, pendamping desa (PD) kecamatan Padang Bolak Mara Edi Harahap, pendamping lokal desa (PLD) wilayah Hulu Batang Pane diantaranya Rohiluddin Pane, Hasan Gunung Harahap, Adrian Apandi Harahap, M Ridwan Harahap, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat dari 4 desa tersebut.

Dari hasil musdes, 4 desa tersebut sepakat untuk sama-sama mengalokasikan dana desa masing-masing untuk proses pembangunan jembatan sebagai akses menuju 4 desa tersebut.

Kades Rahuning Jae Saparuddin Simamora mengatakan bahwa dari hasil musdes yang digelar secara marathon tersebut, salah satu kesepakatan yang dicapai adalah membangun jembatan diatas sungai Batang Pane sebagai akses utama menuju 4 desa tersebut.

Sebab katanya, pembangunan jembatan yang terletak di desa Rampa Julu tersebut adalah salah satu prioritas utama bagi 4 desa tersebut agar akses menuju desa mereka dapat berjalan dengan lancar. "Jembatan itu sangat penting untuk memperlancar akses menuju desa kami, selama ini akses jalan sangat terhambat karena tidak ada jembatan penghubung, yang ada hanya titi gantung yang saat ini sudah hampir rusak," ujarnya yang diamini oleh kades Paran Padang Adam Simamora, kades Mananti Hamdan Simamora dan kades Rampa Julu Henni Maria Siregar‎.

Ia menambahkan, melihat kondisi akses transportasi menuju 4 desa yang selama ini agak terhambat sehingga hasil pertanian masyarakat susah untuk diangkut, pihak pemerintah dan masyarakat 4 desa tersebut sepakat untuk mengalokasikan dana desa masing-masing untuk pembangunan jembatan demi kelancaran akses transportasi masyarakat.

Senada dikatakan oleh kades Rampa Julu Henni Maria Siregar bahwa kesepakatan pembangunan jembatan tersebut dilakukan berdasarkan hasil musdes yang digelar secara bersama-sama.

Katanya, pemerintah dan masyarakat 4 desa sepakat untuk mengalokasikan sebagian dana desa masing-masing tahun anggaran 2018 untuk pembuatan jembatan dan saat ini pihaknya ‎sedang tahap penyusunan RPJMDes untuk pengajuan di tahun 2018 mendatang. "Kita sudah sepakat mengalokasikan sebagian dana desa masing-masing untuk pembuatan jembatan penghubung yang saat ini sedang kita susun dalam RPJMDes yang diajukan untuk tahun 2018 nanti," katanya.

Tambahnya, dari hasil musdes tersebut, untuk sementara disepakati anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan dibutuhkan sebesar 1,6 millyar Rupiah yang nantinya akan dibagi secara merata oleh 4 desa yang bersumber dari dana desa masing-masing desa tersebut. Meski begitu, pihak pemerintah dan masyarakat 4 desa tersebut masih berkoordinasi dengan pihak Pemkab Paluta dan akan mendatangkan konsultan untuk penyusunan rencana anggaran biaya pembangunan jembatan tersebut.

Terpisah, tenaga ahli Kabupaten Paluta Sa'dun Harahap SH didampingi‎ PD kecamatan Padang Bolak Mara Edi Harahap dan PLD Hasan Gunung Harahap mengapresiasi kesepakatan dari 4 desa terkait rencana pembangunan jembatan untuk kelancaran akses transportasi menuju 4 desa tersebut.

Katanya, kesepakatan ini dikategorikan pembangunan partisipatif yang sangat baik dan tetap mengutamakan kepentingan bersama seluruh masyarakat dari 4 desa tersebut. "Kesepakatan yang sangat baik dengan pembangunan partisipatif ini dan tetap mengedepankan keputusan dan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Untuk itu, ia sangat mendukung langkah dan kesepakatan ini serta akan terus membantu dan mengupayakan realisasinya demi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di 4 desa yang berada di wilayah Hulu Batang Pane tersebut.(plt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait