Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Yuk... Wisata Religi di Kampung Penghafal Quran

Tim Redaksi: Senin, 28 Agustus 2017 | 16:52 WIB

Kampung Penghafal Quran


Kampung Penghafal Quran, ya... Ini lah nama kampung yang berada di Desa Mekar Jaya, Dusun Jandi Mulia, Kampung Kolam, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat.

Selain dapat menikmati pemandangan yang indah dan jernihnya air sungai Sei Bingei, wisatawan yang datang ke sini juga dapat melihat langsung sejumlah santri dan warga yang sedang membaca dan menghafal Al-Quran ditepi sepanjang aliran sungai.

Biasanya, tempat wisata yang mengandalkan lokasi pemandian alam bebas kerap kali dihiasi dengan pondok-pondok untuk para wistawan bersantai dan menikmati alam, bahkan pengelola tempat ada juga yang menyediakan hiburan keyboard untuk menarik wisatawan.

Namun, berbeda dengan tempat wisata pemandian alam yang satu ini. Kampung Penghafal Quran namanya. Ditempat wisata ini, kita tidak akan menemukan pondok dan hiburan keyboard seperti biasanya.

Di Kampung Penghafal Quran, pengunjung akan disuguhkan oleh pemandangan sejumlah anak anak yang sedang membaca Al-Quran.

Namun, aktiftas mengaji dan menghafal Al-Quran ini tidak dilakukan di pesantren atau madrasah, melainkan dilakukan di tepi sepanjang aliran sungai Bingei.

Nah..!, bagi wisatawan yang datang kemari dan ingin melihat bagaimana aktifitas anak anak kampung ini mengaji tak perlu harus membayar mahal, disini, lokasi wisata tersebut terbuka untuk umum dan gratis. Pengunjung hanya cukup memberikan infak seiklasnya untuk biaya perawatan masjid Baitul Amal, yang biasa digunakan santri untuk sholat.

Penggagas Kampung Penghafal Al-Quran, Rido mengatakan, belajar membaca dan menghafal Al-Quran ini sengaja dilakukan di alam terbuka agar anak-anak secara langsung dapat berintraksi dengan alam bebas.

"Kalau kita belajar di alam bebas, insyaallah akan cepat masuk ke otak dan anak-anak dapat dengan cepat menghafal Al-Quran," jelasnya.

Diceritakannya, berdirinya Kampung Penghafal Al-Quran ini berawal saat dirinya berkunjung ke lokasi tersebut. Setelah melihat lokasi, dirinya bersama teman relawan lainnya meminta izin kepada camat setempat untuk memberikan izin mengelola tempat tersebut dan diberikan izin oleh camat setempat.

"Kita minta izin sama camat, begitu dapat izin, langsung kita buka Kampung Penghafal Al-Quran tersebut," paparnya.(hendra)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait