Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Untuk Keterbukaan Informasi, Para Kepala Desa di Kecamatan Dolat Rayat Pasang Baliho Penggunaan APBDes

Tim Redaksi: Jumat, 25 Agustus 2017 | 19:24 WIB



Kepala Desa Ujung Sampun, Nesken Bukit,SH (nomor 2 dari kanan) didampingi Sekcam Dolat Rayat, Leonard Girsang,S.STP,M.SI, Kasi PPMD Syahta Perdamenta Barus,S.STP,M.Si dan perangkat Desa Poli Bukit foto bersama  di depan Baliho informasi APBDes. (Foto Metro online)




Dalam rangka keterbukaan kepada masyarakat , para kepala Desa di Kecamatan Dolat Rayat memasang baliho penggunaan anggaran pendapatan dan belanja Desa (APBDes) tahun 2017 di tempat umum.


Sekretaris Kecamatan Dolat Rayat, Leonart Girsang, S.STP, M.Si didampingi Kasi PPMD, Syahta Perdamenta Barus,S.STP, M.Si dan Kasubbag Umum Basita Bukit,SH ketika mengadakan monitoring ke sejumlah Desa di Kecamatan Dolat Rayat, Jumat (25/8) mengatakan kepada wartawan, pemasangan baliho tersebut merupakan kesepakatan para kepala Desa dan pemerintahan kecamatan Dolat Rayat.

Baliho dengan ukuran 2 x 3 meter yang dipasang di tempat-tempat strategis di Desa masing-masing tersebut memuat informasi sumber pendapatan Desa dan penggunaan anggaran atau belanja Desa dan foto kepala. Sebelumnya kata Leonard Girsang, pemasangan baliho informasi mengenai APBDes belum pernah ada dipasang di Desa Kecamatan Dolat Rayat, bahkan mungkin di Kabupaten Karo.

“Dengan adanya baliho ini masyarakat dapat melihat secara langsung informasi yang berkaitan dengan anggaran Desa yang selama ini terkesan tertutup kepada masyarakat,” ujar Nesken Bukit,SH yang baru duduk sebagai kepala Desa Ujung Sampun hasil Pilkades tahun 2016 lalu, usai memasang baliho bersama Sekretaris Desa Ujung Sampun, Kanada Bukit dan perangkat Desa Poli Bukit.

Nesken Bukit mengatakan, sekarang ini jaman keterbukaan, sehingga tidak bisa lagi ditutup-tutupi mengenai pendapatan dan penggunaan anggaran Desa. “Kalau kita tidak mau memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat, pasti mereka curiga dan menganggap kita curang dalam menggunakan anggaran, jadi lebih baik kita terbuka sajalah,” ujar pria yang masih lajang ini.

Hal senada juga disampaikan kepala Desa Sampun, Gunung Mas Bukit yang ditemui secara terpisah di kantor kepala Desa Sampun. “Tugas dan tanggung jawab kami sebagai kepala Desa sekarang ini semakin besar dan berat, terutama dalam hal penggunaan anggaran yang cukup besar lebih dari Rp 1 milayar, sedangkan sumber daya manusia kami dalam hal mengelola anggaran ini sangat minim,” kata Gunung Mas Bukit.

“Mudah-mudahan dengan adanya baliho ini rasa kecurigaan masyarakat terhadap terhadap kemungkinan ada kecurangan dalam hal penggunaan anggaran Desa bisa semakin terjawab. Saya mengaharapkan warga saya dapat mengawasi penggunaan anggaran tersebut agar jangan disalah gunakan, karena dana tersebut digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan dan kemakmuran rakyat,” katanya.

Ketika ditanyakan tentang sosialisasi adanya baliho tersebut, Gunung Mas Bukit mengatakan, mengenai informasi keterbukaan anggaran Desa yang dibuat di baliho tersebut juga telah disosialisasikan melalui Fasebook warga Sampun yang ada di luar daerah. (Marko)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait