Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tahanan Muslim Polres Langkat Diajari Sholat

Tim Redaksi: Kamis, 10 Agustus 2017 | 18:22 WIB


Diberi bimbingan rohani dan pembinaan mental



Polisi Resort (Polres) Langkat, Sumatera Utara setiap tiga hari dalam sepekan memberikan bimbingan rohani, dan mental (Binrohtal) terhadap para tahanan mereka yang ditahan di sel Mapolres di Jalan Proklamasi Stabat.

Bagi yang beragama muslim, yang memang tidak mengerti sholat juga diajari dengan cara praktik langsung bagaimana bacaan-bacaan, dan cara-cara sholat fardu (wajib) maupun sholat-sholat sunnah .


“Ini salah satu upaya kami dalam memperbaiki, rohani dan mental para tahanan yang ditahan di sel Mapolres ini. Mudah-mudahan yang kami lakukan ini menjadi motivasi bagi para tahanan untuk kemudian bertobat dan selalu mengerjakan yang terbaik sesuai peraturan dan juga agama,” kata Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti), Iptu Joko Sumpeno, kemarin.


Menurut Joko, dari pengamatan dan pendekatan dari hati ke hati yang selalu dilakukannya dengan sabar terhadap para tahanan, ditemnukan satu kesimpulan bahwa hampir semua tahanan di sel Mapolres Langkat, boleh dibilang mental spritualnya kering.


Joko yang selalu terlihat menangani langsung urusan pembinaan rohani dan mental, termasuk mengajari shalat para tahanan di Mapolres Langkat tersebut. mengungkapkan, selain banyak yang tidak pahan sholat, para tahanan itu ada juga yang sama sekali tidak mengerti baca tulis.


Kepada wartawan yang melihatnya langsung saat pria yang mudah senyum itu memberikan Binrohtal kepada para tahanan mengatakan, beberapa waktu lalu ada dua orang tahanan yang minta disyahadatkan.


“Kedua tahanan yang sebelumnya mengaku beragama Budha itu, minta disyahadatkan. Mereka minta di Islamkan,” kata Joko yang mengaku sudah hampir dua tahun ini menjadi pembimbing langsung Binrohtal para tahanan di Mapolres Langkat.


Menurutnya, kedua tahanan yang disebutnya mau memeluk agama Islam atas kemauannya sendiri itu, tertarik dengan agama Islam setelah secara diam-diam mengaku memperhatikan ketika para tahanan yang beraga Islam diajari sholat beserta baca-bacaan sholat.


“Memang khusus untuk tahanan yang beragama Islam, selain kita beri bimbingan rohani dan mental, terutama yang tidak mengerti shalat, juga kita ajari mereka bagaimana cara sholat dan bacaan-bacaannya. Baik untuk sholat fardu maupun yang sunnah, dengan cara praktik langsung,” kata pria yang memang berlatar pendidikan agama tersebut sembari menambahkan pihaknya juga melakukan bimbingan olah raga terhadap para tahanan di Mapolres Langkat yang dalam pekan lalu berjumlah 60 orang tersebut. (lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait