Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Sepeda Motor Raib di Parkiran Bandara Kualanamu

Tim Redaksi: Rabu, 02 Agustus 2017 | 22:16 WIB


Kerja keras Marianto (25) warga Dusun II B Desa Sidourip Kecamatan Beringin membayar kredit sepeda motornya selama 1,5 tahun ke pihak leasing sampai lunas jadi sia-sia. Pasalnya, Yamaha Vixion BK 4487 MAS warna putih list hitam ‎miliknya itu raib dari area parkir Bandara Kualanamu pada Selasa (25/7) lalu sekira pukul 15.15 Wib lalu.

bukti parkir
Atas kejadian itu, personil Polsek Beringin sibuk melakukan penyelidikan. Hal itu terucap dari Kanit Reskrim Iptu J. Sianturi kepada wartawan pada Rabu (2/8). “Kita sedang melakukan penyelidikan atas kejadian itu," tegasnya.

Informasi diperoleh, awalnya Marianto memarkirkan sepeda motor Yamaha Vixion miliknya di parkiran Bandara Kualanamu. Usai itu, lajang anak kedua dari empat bersaudara itu bergerak menuju lokasi kerjanya disalah satu restoran dikawasan Bandara Kualanamu.

Setelah selesai bekerja, sekira pukul 21.00 Wib dirinya berjalan menuju lokasi parkir. Tiba dilokasi parkiran, Marianto terkejut‎ karena sepeda motornya tak ada lagi. Marianto pun langsung mencari informasi disekitar lokasi namun tak satupun mengetahuinya.

Tak habis akal, Marianto yang sudah 3 tahun bekerja di salah satu restoran kawasan Bandara Kualanamu itu langsung bergegas ke pos penjagaan pintu keluar kenderaan. Karena tak puas dengan keterangan petugas di situ, Marianto langsung membuat laporan ke Polsek Beringin dengan nomor LP/68/VII/2017/Res Ds/Sek Beringin tanggal 26 juli 2017.

“Adanya terekam CCTV orang yang membawa sepeda motor itu. Ku harap polisi bisa cepat menangkap pelakunya. Biar tidak terulang kejadian itu di Bandara sekelas internasional ini," harapnya.


Sementara itu Menejer PT Angkasa Pura Solution (APS) GaZa Sinaga selaku perusahaan pengelola parkir di Bandara Kualanamu mengatakan, pihaknya siap bertanggungjawab. Namun sebelumnya harus menunggu hasil penyelidikan polisi dan putusan pengadilan. “Prosesnya sudah di polisi, kita menunggu apa nantinya keputusan pengadilan, karena begitulah sistemnya," ujar Gaza Sinaga.(walsa)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait