Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Rp2,99 Miliar Dana Iuran BPJS Kesehatan Dibebankan ke APBD Paluta

Tim Redaksi: Selasa, 22 Agustus 2017 | 20:33 WIB



Dinas Komunikasi dan Informatika (kominfo) Kabupaten Padang lawas utara (Paluta) menggelar Konferensi Pers bertema seputar kinerja pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Paluta Selasa (22/8) di Aula Dinas Kominfo kabupaten Paluta.

Dalam acara yang dimotori oleh Kepala Dinas Kominfo Paluta, Anwar Sadad Siregar tersebut, menghadirkan narasumber dari BPJS kesehatan dan Dinas Kesehatan Paluta serta dihadiri awak media online dan surat kabar.

Beberapa pertanyaan yang disampaikan para jurnalis antara lain, menanyakan jumlah peserta BPJS Kesehatan yang pembayaran iurannya bersumber dari APBD Paluta, serta jumlah biaya anggaran keseluruhan yang dibayarkan Pemda Paluta bersumber Dari APBD Paluta tahun 2016 dan 2017.

Kadis Kesehatan Kabupaten Paluta, dr Junaidah Harahap Skm menjelaskan, peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Paluta yang tergabung dalam Jamkesda atau pembayaran iurannya sebesar Rp23.000 setiap bulannya bersumber dari APBD Kabupaten Paluta seluruhnya berjumlah 10.300 peserta.

Artinya, total iuran setor  BPJS Kesehatan keseluruhan pesertanya tahun 2016 yang dibebankan ke APBD Kabupaten Paluta hampir mencapai Rp.2,99 miliar lebih.

Ia juga menyampaikan kriteria peserta BPJS kesehatan Peserta Bayar Iuran (PBI) yang bersumber dari APBD Kabupaten Paluta adalah warga dari keluarga miskin dan berpenghasilan rendah atau berpenghasilan tidak menetap serta warga yang menderita penyakit kronis yang perobatannya rutin.

"Peserta BPJS Kesehatan PBI yang ditampung APBD  Paluta atau yang tergabung dalam program Jamkesda berjumlah 10.300 peserta. Artinya setiap peserta dibebankan Rp30 ribu perbulan yang iurannya bersumber dar APBD Paluta dan total keseluruhannya 10.300 peserta mencapai Hampir Rp3 milyar bersumber dari APBD Paluta," jelasnya.

Lanjutnya lagi, kriteria ppeserta BPJS Kesehatan yang ditampung APBD Paluta tersebut adalah warga dari keluarga miskin dan berpenghasilan rendah atau tidak menetap serta warga pengidap penyakit kronis yang pengobatannya dilakukan secara rutin.

Wakil Ketua UKM Aliansi Penyelamatan Indonesia Ginda Nugraha Parlaungan Harahap menyampaikan dengan adanya program pemerintah tersebut, ia  berharap warga Paluta bisa memanfaatkannya.

“Kita mengajak seluruh alat Sosial Kontrol Paluta agar turut berpran aktif serta memonitoring Realisasi Program yang berbasis  bantuan kesehatan masyrakat  miskin dan ekonomi lemah agar tepat sasaran yang  bersumber iuranbya dari APBD Paluta hingga mencapai Rp 2,99 milyar lebih pertahun tersebut,” katanya.


Dia juga menyampaikan, semoga warga dari keluarga miskin  dan berpenghasilah rendah di Paluta dapat memanfaatkan program ini. “Saya berharap kepada seluruh msyarakat Paluta mendukung program ini dan khususnya rekan rekan dari LSM maupun Media berperan aktif  memonitoring program BPJS kesehatan yang ditanggulangi APBD Paluta, sehingga  realisasinya tepat sasaran," harap Ginda.(GNP)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait