Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Jurusita PN Stabat Terjaring OTT, Mahkamah Agung RI: Yang Bersangkutan Diberhentikan Sebagai PNS

Tim Redaksi: Rabu, 30 Agustus 2017 | 14:42 WIB




Aparat Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Sumatera Utara (Sumut), Edy Syahputra terjaring OTT Tim Saber Pungli. Mahkamah Agung (MA) sebagai atasan Edy langsung memberhentikan juru sita tersebut.

"Terhadap yang bersangkutan sudah diberhentikan sementara sebagai PNS," kata Ketua Muda MA Bidang Pengawasan hakim agung Sunarto, Rabu (30/8).

Mendengar OTT terhadap Edy, Selasa (29/8) kemarin, Bawas MA langsung turun untuk meminta pertanggungjawaban pimpinan PN Stabat. Hal itu sesuai dengan Perma Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pembinaan Atasan Langsung di Lingkungan MA dan Badan Peradilan.

"Jadi tidak benar Badan Pengawas (Bawas) hanya sebagai pemadam kebakaran karena berdasarkan perma tersebut setiap pimpinan berkewajiban untuk melakukan pengawasan dan pembinaan ke anak buahnya terkait ketaatan terhadap disiplin kerja maupun kode etik," ujar Sunarto.

Menurut Sunarto, pimpinan MA dan Bawas serta para dirjen secara berjenjang sudah melakukan pengawasan dan pembinaan secara berkesinambungan. Edy sendiri kini masih dalam proses penyidikan di Polda Sumut.

"Oleh karena saya berterima kasih kalau ada pihak eksternal yang membantu ikut membersihkan virus atau kuman di lingkungan pengadilan," cetus Sunarto.

Seperti diberitakan sebelumnya, Edy Syahputra, oknum jurusita Pengadilan Negeri Stabat dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh tim saber pungli Polda Sumut, pada Selasa (29/8/2017) sekira jam 03.30 WIB.


Informasi yang dihimpun dari sebuah sumber, OTT tim saber pungli Polda Sumut itu dilakukan di Rumah Makan Berdikari, Kota Stabat, Kabupaten Langkat.


Diduga, oknum panitera itu tengah menerima uang suap terkait pembatalan eksekusi yang diperintah oleh pimpinan PN Stabat.


Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting saat dikonfirmasi membenarkan OTT yang dilakukan tim saber pungli tersebut. "Benar,  tapi untuk datanya nanti saya infokan," ujar Rina.(red/bbs)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait