Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Mereka Akhirnya Menikah Setelah 47 Tahun Hidup Bersama

Tim Redaksi: Kamis, 10 Agustus 2017 | 18:19 WIB

Arus Sitepu dan istrinya Sama beru Bangun

Arus Sitepu dan istrinya Sama beru Bangun, tersenyum sumringah. Warga Marike ini akhirnya mendapatkan buku nikah setelah menikah 47 tahun.

"Senanglah udah punya buku nikah," katanya di MTS Al Ihsan Marike, Kecamatan Kutambaru, Kamis (10/8). Mereka adalah peserta sidang isbat massal yang digelar oleh Pengadilan Agama, Departemen Agama dan Disdukcapil Langkat.


Arus mengatakan belum mengurus administrasi pernikahan mereka karena ketika menikah, dia dan istrinya belum memeluk agama apapun. Pernikahan hanya berlangsung secara adat.


Keinginannya, untuk membuat buku nikah, akhirnya terbersit sejak menjadi umat muslim pada tujuh tahun lalu. Sejak itu, dia pun ingin menunaiklan keinginanya untuk berhani atau sekedar umroh. Sebelumnya dia dan istrinya menganut agama kepercayaan. "Kalau ngak ada buku nikah ngak bisa naik haji," ungkapnya sembari tertawa.


Sebagai petani sawit dia berharap hasil panen bisa ditabung sebagai modal naik haji. "Nabung dululah baru kita pikirkan. Soalnya mendaftar pun belum," katanya.


Peserta lainnya, Rejeki Perangin-angin, mengatakan sengaja mengurus buku nikah karena terdesak kebutuhan administrasi kependudukan, khususnya untuk kebutuhan anak sekolah. "Anak-anak harus punya akte lahir. Klo belum punya buku nikah belum bisa buat akte lahir," katanya.

Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan Sosial Pemkab Langkat, Hermasnyah memberikan akte 

Kasi Binmas Islam, Departemen Agama Farhan Indra mengatakan, peserta sidang isbat adalah pasangan yang sudah menikah secara agama.


"Hari ini ada 50 peserta sidang isbat. Khusus yang sudah menikah secara agama dan yang menikah pindah agama," katanya.


Dia mengatakan kegiatan yang digelar agar memudahkan warga untuk memiliki surat nikah. Selain itu juga untuk menyambut hari ulang tahun ke 72 Republik Indonesia.


"Kegiatan ini diikuti warga dari enam kecamatan yakni Bahorok, Salapian, Kutambaru, Serapit, Kuala dan Sei Binge," katanya. (lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait