Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kendati Untung, Layanan PLN Masih Buntung

Tim Redaksi: Jumat, 18 Agustus 2017 | 17:13 WIB

Refleksi HUT RI ke-72

Kepala Kantor Pos Pasar Ujung Batu, Albert Sihombing.




Pihak manajemen PLN di pusat merilis, pada semester pertama tahun 2017, sebesar Rp 2,3 triliun untung yang berhasil diraup perusahaaan listrik negara ini. Namun, sejumlah Pelanggan PLN di Kabupaten Padang Lawas (Palas) menilai, pelayanan PLN di daerah ini masih buntung.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Pos Pasar Ujung Batu, Kacamatan Sosa, Albert Sihombing, Jumat (18/8/2017) mengatakan, sampai kini, Sudah 72 tahun Indonesia merdeka, tapi pelayanan PLN kepada pelanggannya Masih kurang memuaskan.

"Saya baca di media, PLN untung. Tapi, kenapa layanannya Masih buntung. Di tempat kami ini, kondisi listrik PLN Masih sering hidup mati, istilahnya byar pet. Belum lagi kondisi arus yang tidak normal, baik di waktu siang maupun sore Hari, " ujarnya.

"Kalau di sore hari itu, karena arus listrik lemah atau tidak normal, jangankan untuk narik mesin air untuk mandi sore, untuk nyalakan sebuah bola lampu saja, terkadang arus listrik PLN di tempat kami tidak mampu," ungkapnya.

Disebutkan Albert, seingatnya, hampir setahun terakhir, setiap hari sabtu, aliran listrik di sini seharian padam, karena adanya pemberitahuan ijin pemadaman karena kegiatan perawatan ataupun pemeliharaan jaringan, untuk keandalan jaringan.

"Tapi, walaupun sering dilakukan perawatan setiap sabtu, jaringan listrik PLN di sini belum handal juga. Tadi malam, Kamis (17/8/2017) listrik padam semalaman, sampai pagi hari, Jumat (18/8/2017) pagi, sekitar pukul 09.00 wib, arus listrik baru nyala lagi," ujarnya.

Akibat masih "buntungnya" layanan PLN, tambahnya, setiap bulan, pihak Kantor Pos Pasar Ujung Batu harus mengeluarkan biaya tambahan arus listrik untuk membeli BBM genset sebesar Rp 300.000-an perbulannya.

"Sudahlah setiap bulan kita tetap bayar rekening listrik tagihan dari PLN. Di kantor kami ini, setiap bulannya ada biaya tambahan biaya sebesar Rp 300.000 sampai Rp 350.000/bulan untuk beli BBM genset, saat arus listrik tidak normal, byar pet, maupun listrik padam seharian ataupun semalaman," bebernya.

Menyikapi hal ini, Manajer PLN Rayon Sibuhuan, Suprihatin saat berbincang dengan wartawan mengaku, pihaknya masih terus melakukan perbaikan-perbaikan jaringan listrik PLN di daerah ini.

"Kami masih terus berupaya untuk memperbaiki jaringan listrik PLN di sini, agar arus listrik PLN bisa baik dan bagus. Terima kasih atas masukannya, ya mas," ujar Suprihatin.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait