Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kemeriahan Penutupan PSBD Dihadiri Wakil Bupati Asahan

Tim Redaksi: Rabu, 09 Agustus 2017 | 13:43 WIB


Wakil bupati asahan saat memberikan piala kepada pemenang

Masyarakat Kabupaten Asahan merasa terhibur dengan kemeriahan penutupan malam PSBD yang dilaksanakan di lapangan PSBD Sidodadi Kecamatan Kota Kisaran Barat, selasa (8/82017) sekira pukul 20.00 wib.

Di malam penutupan ini masyarakat Kabupaten Asahan di hibur dengan berbagai kegiatan seni yang di tampilkan oleh beberapa etnis yang ikut dalam kegiatan PSBD tersebut.

Pada penutupan kegiatan PSBD ini di hadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Ketua Panitia PSBD, Ketua FORKALA Kabupaten Asahan, para ketua etnis, Pengurus TP PKK Kabupaten Asahan dan para OPD.

Pada penutupan kegiatan PSBD, ketua panitia menyampaikan semoga dalam pelaksanaan PSBD yang berlangsung dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan menimbulkan semangat kekompakan masyarakat Kabupaten Asahan yang berbeda-beda etnis dalam pembangunan di Kabupaten Asahan.

Sebelum Wakil Bupati Asahan menyampaikan bimbingan dan arahannya, menyerahkan piala dan uang pembinaan kepada para pemenang dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh pihak panitia PSBD di antaranya, penampilan stand terbaik, penampilan stand etnis terbaik I (Etnis Banjar), penampilan stand etnis terbaik II (Etnis Melayu), penampilan stand etnis terbaik III (Etnis Simalungun).

Berikutnya, penampilan stand etnis terbaik IV (Etnis Sunda), penampilan pameran/dekorasi stand etnis terbaik, penampilan pameran/dekorasi stand etnis terbaik I (Etnis Jawa), penampilan pameran/dekorasi stand etnis terbaik II (Etnis Tabasel), penampilan pameran/dekorasi stand etnis terbaik III (Etnis Sunda), penampilan pameran/dekorasi stand etnis terbaik IV (Etnis Aceh), penampilan seni budaya etnis terbaik, penampilan seni budaya etnis terbaik I (Etnis Minang).

Selanjutnya, penampilan seni budaya etnis terbaik II (Etnis Nias), penampilan seni budaya etnis terbaik III (Etnis Pak Pak), penampilan seni budaya etnis terbaik IV (Etnis Karo), penampilan terheboh, penampilan terheboh I (Etnis Tionghua), penampilan terheboh II (Etnis Batak Toba), penampilan terheboh III (Etnis India), penampilan terheboh IV (Etnis Minang).

Sedangkan untuk tarian, di antaranya Tari Gubang, Tari Gubang terbaik I (TIA Production dari Kisaran), Tari Gubang terbaik II (SMP N. 2 Kisaran), Tari Subang terbaik III (SMP N. I Kisaran), Tari Kreasi, Tari Kreasi terbaik I (AHA Dencer Kisaran), Tari Kreasi terbaik II (MTS Meranti Rawang Panca Arga), Tari Kreasi terbaik III (MAN Kisaran).

Kombur Asahan, Kombur Asahan Terbaik I (M. Akmal MTD. Aliyah Aljamiatul Washliyah Binjai Serbangan Air Joman), Kombur Asahan Terbaik II (Bagus Salim MTP. Aliyah Psr. Lebu Air Joman), Kombur Asahan Terbaik III (Sopian Ardi dari Kisaran), Senandung Asahan, Senandug Asahan terbaik I (Dewi Mawardhani SMA N. 2 Kisaran), Senandug Asahan terbaik II (Kharimuddin Siregar dari Setia Janji), Senandug Asahan terbaik III (Taing Mariana Kecamatan Kota Kisaran Timur), Langgang Melayu, Langgang Melayu terbaik I (Tri Utami dari Kisaran), Langgang Melayu terbaik II (Suci Apriani Sitorus dari Kisaran), Langgang Melayu terbaik III (Ajai dari Kecamatan Silau Laut).

Dalam bimbingan dan arahan Bupati Asahan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Asahan mengatakan bahwa pangelaran seni budaya daerah Kabupaten Asahan Tahun 2017, disamping memberikan hiburan kepada masyarakat, penyampaian informasi, pengetahuan serta merupakan perekat masyarakat antara satu etnis dengan etnis lainnya, sehingga memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan menjadi modal dasar pembangunan yang harus kita pertahankan dan kita lanjutkan.

Wakil Bupati Asahan juga menyampaikan bahwa seni budaya dari berbagai etnis yang berbeda-beda merupakan potensi kekuatan bangsa untuk menahan dan menghadapi efek negatif globalisasi. Maka dari itu kepada semua etnis diharapkan terus melakukan pembinaan atau pengkaderan bagi generasi muda masing-masing etnis agar mencintai dan melestarikan budayanya.

Di akhir pidatonya beliau mengajak kepada segenap masyarakat di Kabupaten Asahan untuk melestarikan budaya kita sebagai wujud penghargaan dan kecintaan kita terhadap budaya kearifan lokal, yang menjadi salah satu poin penting dalam misi pembangunan di Kabupaten Asahan.(rial)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait