Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kapoldasu: Sampaikan Secara Terbuka Kepada Pelapor Terkait Perkembangan Kasus

Tim Redaksi: Sabtu, 05 Agustus 2017 | 23:47 WIB

Kapoldasu memberi arahan




Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw menekankan kepada seluruh personil agar mengimplementasikan tugas-tugas yang sudah dikonsepsikan penyelenggara negara dan pimpinan Polri.

Kata Kapolda, termasuk membantu pengungsi sinabung, kesiapan Pilkada 2018, penanganan masalah narkoba, terorisme, masalah tanah , konflik komunal yang terjadi dan lain lain yang menjadi tugas Polri.

"Saya ingatkan seluruh personil bahwa tugas kita sekarang kerja kerja dan kerja. Mengerjakan semua hal yang sudah menjadi komitmen kita bersama. Ibu-ibu tolong bantu ingatkan suami untuk kerja," tegas Kapolda saat memberikan arahan di Polres Tanah Karo, Sabtu (5/8/2017).

Mantan Kapolda Papua ini menambahkan, apabila ada laporan harus ditangani dan sampaikan secara terbuka kepada pelapornya terkait perkembangannya.

"Bekerjalah dengan hati, tidak usah hitung-hitungan agar masyarakat bisa kita lindungi dan layani," ucapnya.

Dikatakan Kapolda, polisi juga harus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat Sumut melalui peningkatan kinerja, pembenahan kultur, dan peningkatan kemampuan mengelola media untuk mewujudkan Polri yang Promoter.

"Ini eranya bekerja, kalau anda kerja dengan baik, sungguh sungguh, berprestasi maka akan dapat reward.
Kalau tidak bisa berprestasi bekerjalah biasa saja, jangan ikut dalam bisnis gelap, hindari Narkoba," kata Kapolda.

Terhadap anggota yang baru mencoba konsumsi narkoba, lanjut Kapolda, dia minta untuk di cek penyebabnya, selamatkan dan didik di SPN.

"Jangan terbuai dengan kehidupan yang mencoreng diri, organisasi dan keluarga. Agar rekan-rekan memaknai arahan saya, Kapolres lanjutkan beri pengarahan. Mengingatkan yang baik-baik adalah kewajiban kita sebagai pimpinan," ungkapnya.

Selain itu, Kapolda juga menyinggung mengenai penanganan bencana Tanah Karo yang dianggap lambat penanganannya.

"Saya membayangkan ketika tsunami di Aceh terjadi waktu itu cepat sekali penanganannya. Menjadi pertanyaan saya kenapa di Tanah Karo melambat penanganannya. Ini yang harus kita jawab bersama," ujarnya.

Kapolda menegaskan, kepolisian juga berperan untuk membantu para pengungsi bencana alam.

"Untuk zona merah kita akan pikirkan. Ketika ada gejolak, cara bertindak serta langkah apa yang dilakukan dengan efektif untuk membawa keluar saudara kita yang kena bencana ini," katanya.

Jenderal bintang dua ini merasa prihatin melihat keadaan di pengungsian yang sudah sejak tahun 2010. Menurutnya, Ini memerlukan sebuah konsep pemikiran termasuk dilatihkan bagaimana mempercepat penanganan ini.

"Saya mungkin akan berkali-kali kesini, karena ini menjadi perhatian nasional, secara bersama sama kita menangani permasalahan ini," pungkasnya.


Hadir kesempatan tersebut Tokoh Adat Karo Bapak Malem ukur Ginting, Para Veteran, Bupati Karo, Wakil Bupati Karo, Kapolres Tanah Karo dan unsur Forkopimda Karo, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh Personil Polres Tanah Karo dan Bhayangkari.(sandy)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait