Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Diterpa Gerimis, Pawai Obor Tetap Meriahkan Malam Sambut HUT RI di Kabanjahe

Tim Redaksi: Kamis, 17 Agustus 2017 | 21:06 WIB

Diterpa Gerimis, Pawai Obor Tetap Meriahkan Malam Sambut HUT RI di Kabanjahe


Setiap memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Kabupaten Karo memiliki sejumlah tradisi yang rutin diselenggarakan guna menyebarkan nilai-nilai kepahlawanan kepada masyarakat. Selain upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Pawai Karnaval keliling kota Kabanjahe, tradisi-tradisi lainnya yang rutin dilaksanakan di Kabupaten Karo, adalah Taptu (Pawai Obor) serta renungan suci dan ziarah di Makam Pahlawan Kabanjahe.

Pemerintah Kabupaten Karo menggelar Taptu atau pawai obor menyambut malam HUT Kemerdekaan RI ke 72, Rabu (16/8)  sekira pukul 19:00 wib di Kabanjahe. Peserta pawai obor terdiri dari TNI - Polri, Satpol PP, Pramuka, dan seribuan pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan universitas di daerah itu.

Tampak hadir pada malam pawai obor tersebut, Bupati Karo, Terkelin Berahmana, SH, Ketua DPRD Karo Nora Else Surbakti, Dandim 0205/TK Letkol Inf Agustatius Sitepu, Kapolres Tanah Karo AKBP Rio Nababan, Kajari Karo, Gloria Sinuhaji, SH, MH, unsur FKPD lainnya, para pejebat eselon II dan III dilingkungan Pemkab Karo serta para pegawai PNS. Kegiatan pawai obor ini merupakan kegiatan tahunan yang digelar rutin oleh Pemkab Karo dalam menyambut detik-detik HUT Kemerdekaan RI. Pawai obor ini sebagai bentuk semangat patriotisme.

Ribuan peserta pawai obor yang melibatkan pelajar, mahasiswa, TNI dan Polri tersebut mengambil rute start di halaman YPK GBKP Simpang Enam Jalan Mariam Ginting – Kapten Selamat Ketaren, Kapten Mumah Purba, Kapten Bangsi Sembiring dan finish di depan tribun kehormatan, depan Rumah Dinas Bupati Karo, Jalan Veteran Kabanjahe.

Pawai obor keliling kota Kabanjahe yang dimulai Pukul 19.00 WIB dan berakhir Pukul 21.00 WIB, tersebut menarik ribuan warga Kabanjahe untuk menyaksikannya. Selain pawai obor, malam taptu juga dimeriahkan dengan marching band oleh pelajar.  Usai menggelar malam Taptu, kemudian dilanjutkan dengan renungan suci di Makam Pahlawan Kabanjahe. Menariknya, kota Kabanjahe yang diguyur hujan sejak sore hingga malam hari, tidak menyurutkan semangat para peserta taptu, demikian juga ribuan warga masyarakat tetap antusias menonton dari pinggir badan jalan.


Renungan Suci dan Ziarah Makam Pahlawan Kabanjahe tersebut dilakukan guna mengenang kembali jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur demi merebut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari tangan penjajah. Melalui kegiatan ini, kita sebagai generasi penerus diharapkan dapat meneladani sikap, semangat, dan pengorbanan yang telah dilaksanakan oleh para pahlawan (marko)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait