Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tiga Hari Hilang, Hardiansyah Ditemukan Terkubur Dalam Tanah

Tim Redaksi: Senin, 17 Juli 2017 | 17:29 WIB

Tiga Hari Hilang, Hardiansyah Ditemukan Terkubur Dalam Tanah


Sempat dikabarkan menghilang hingga berhari-haru. Jenazah Hardiansyah alias Dian akhrinya ditemukan oleh orang tuanya, H Basran terkubur. Namun, jasad pria ini sudah terbujur kaku dan terkubur dalam tanah diareal kebun sawit belakang kediaman warga, Minggu (16/7), sore kemarin.



Warga Dusun Mandailing Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, ditemukan merenggang nyawa setelah tiga hari tidak pulang ke rumah.



Berdasarkan informasi yang diterima, jenazah remaja yang akrab dipanggil Dian itu, pertama kali ditemukan oleh orang tua korban, H Basran di Dusun Pangkal Pasar Desa Pantai Cermin.



Jenazah sebelumnya sudah menghilang selama tiga hari, tepatnya pada malam Jumat sekitar pukul 08.00 WIB setelah pergi dari rumah menggunakan sepeda motor Yamaha Bixon.



Berdasarkan informasi yang beredar korban adalah korban begal. Karena hingga saat ini, kendaraan korban belum ditemukan.

Ditemukan Luka di Jasad Dian


Kapolsek Tanjung Pura, AKP Erianto Ginting, mengaku pihaknya saat ini tengah memeriksa saksi-saksi dan keluarga untuk mencari pelaku pembunuhan Hardiansyah alias Dian.



Korban ditemukan oleh orang tuanya, H Basran terkubur di dalam tanah di areal kebun sawit, di belakang kediaman warga, dengan kondisi tidak bernyawa.



"Jenazah tadi telah dikebumikan sekitar pukul 16.00 WIB setelah diotopsi di rumah sakit Bhayangkara," katanya, Senin (17/7).



Erianto mengatakan, hingga saat ini petugas kepolisian belum menemukan kendaraan milik korban. Satu hari setelah menghilang, kendaraan tersebut terlihat di rumah seorang warga.



"Saat ini kita sedang mencari keberadaan pemilik rumah untuk dimintai keterangan," katanya.



Menurutnya polisi belum mengetahui motif pembunuhan, apakah karena pencurian atau pun motif yang lain.



"Motif sedang kita pelajari apakah karena ranmor atau ada motif yang lain," katanya.



Diakui Kapolsek, dari hasil autofsi yang dilakukan tim dokter. Dari tubuh korban ditemukan beberapa luka senjata tajam dan luka lebam akibat benda tumpul.



"Setelah kita autofsi, ditemukan luka lebam dibagian kepala. Selain itu, juga kita temukan luka sabetan senjata tajam dikepala dan luka tusuk pada bagian kupung sebelah kiri," tungkas dia.



Dan dari lokasi, kita amankan barang bukti parang, cangkul dan tikar. Semua barang bukti sudah kita amankan. Namun apakah barang bukti ini digunakan pelaku masih kita dalami. "Untuk kedalaman lubang guna menanam korban sekitar 30 cm," tegas Kapolsek.



Hardiansyah hilang setelah pergi dari rumahnya pada Jumat (13/7)  malam sekitar pukul 20.00 WIB menggunakan sepeda motor Yamaha Byson. (lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait