Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Judi Togel Marak di Asahan

Tim Redaksi: Jumat, 14 Juli 2017 | 02:00 WIB


Semakin rendahnya tingkat pendidikan dalam suatu masyarakat, maka semakin susahnya lapangan pekerjaan ydidapat. Dengan adanya hal tersebut maka semakin banyak tingkat pengangguran yang dialami oleh masyarakat, hal itu pula di alami oleh sebagian masyarakat Indonesia Khususnya Kabupaten Asahan Jumat (14/7). 
Kebanyakan dari mereka yang yang berpendidikan rendah ujung-ujungnya akan menjadi pengangguran, atau apa bila mereka bekerja paling hanya jadi kuli. Bahkan tidak jarang dari mereka yang nekat pergi ke luar negeri untuk bekerja walau hanya menjadi kuli. 
Namun ironisnya diantara mereka yang menjadi pengangguran seringkali mencari uang dengan cara membeli nomor togel. Hal itu sedang ramai dalam masyarakat kita, karena hanya bermodal uang seribu apabila nomor yang mereka beli telah keluar maka akan mendapatkan uang ratusan ribu atau bahkan jutaan. 
Judi togel adalah, dimana masyarakat membeli nomor dua angka atau empat angka kepada para bandar atau melalui calo, dengan harga minimal seribu, yang apa bila nomor yang sudah dibeli telah keluar maka mereka akan mendapatkan uang yang lebih besar jumlahnya. 
Bila hal itu terjadi maka timbulah pertanyaan, mengapa hal itu terjadi dalam masyarakat kita? Mungkin salah satu faktornya adalah karena sempitnya lapangan pekerjaan dan rendahnya tingkat pendidikan. Karena apabila lapangan pekerjaan semakin susah untuk didapatkan oleh masyarakat, maka dengan sendirinya masyarakat pun semakin berpikir bagaimana agar bisa mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 
Mungkin ada yang berpikiran untuk mencuri, namun hal itu para masyarakat telah menyadari akan sanksinya, dan akhirnya pun mereka lari ke judi togel. Padahal judi togel juga mempunyai sanksi yang cukup berat, yang ujung-ujungnya masuk penjara. 
Pada dasarnya masyarakat sudah tau akan sanksi tersebut, namun mereka tetap membeli nomor togel, karena terdesak kebutuhan ekonomi. Disisi lain dalam faktor pendidikan juga berpengaruh, karena kebanyakan dari mereka yang membeli nomor togel adalah masyarakat yang tingkat pendidikannya rendah. Karena rendahnya tingkat pendidikan dalam suatu masyarakat, maka tidak dapat dipungkiri bahwa masyarakat akan berpikir secara sempit, yang akhirnya melakukan judi togel. 
Kemudian semakin maraknya judi togel dalam masyarakat kita adalah, kurang tegasnya mereka para penegak hukum dalam melakukan swepping kepada para orang yang menjual nomor togel, baik secara langsung ke bandarnya ataupun mereka yang menjadi calo. Dengan adanya hal tersebut, maka masyarakat akan semakin leluasa melakukan atau membeli nomor togel, dengan berharap nomor yang telah dibeli keluar.
Dengan adanya penjualan nomor togel dalam masyarakat kita, maka akan memungkinkan masyarakat kita akan menjadi semakin malas, baik malas bekerja ataupun dalam hal yang lain. Karena dalam pikiran mereka adalah hanya judi togel,karena dengan melakukan judi togel bisa mendapatkan uang yang melimpah tanpa harus bekerja. Bahkan ironisnya, mereka para masyarakat telah pergi ke tempat-tempat keramat untuk menepi agar mendapatkan nomor togel yang akan keluar nantinya.
Dengan adanya permasalahan tersebut, maka dapat dikatakan bahwa moral bangsa kita semakin terpuruk dan menjadikan masyarakat semakin malas. Maka seharusnya pemerintah memberi perhatian secara khusus akan adanya permasalahan ini, baik itu memperluas lapangan pekerjaan maupun membuat sanksi yang tegas. 
Dan penegak hukum seharusnya lebih tegas dan aktif dalam melakukan sweeping, baik kepada mereka para pembeli nomor togel maupun mereka yang menjualnya. Dengan adanya ketegasan dari penegak hukum maka masyarakat pun akan merasa takut, baik untuk menjual ataupun membeli nomor togel. Sehingga masyarakat tidak menjadi bergantung lagi pada nomor togel.(Asa-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait