Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Inilah Identitas Sindikat Narkoba Internasional itu

Tim Redaksi: Sabtu, 15 Juli 2017 | 17:32 WIB

Sebagian dari 9 tersangka

Badan Narkotika Nasional (BNN)  telah mengamankan 9 orang pelaku yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkoba jenis sabu-sabu.

9 tersangka yang merupakan sindikat jaringan narkoba internasional tersebut ditangkap di kawasan Perbaungan, Kabupaten Serdangbegadai, Sumatera Utara, pada Sabtu (15/7/2017) pagi.

Menurut Informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya, para tersangka yang diamankan yakni:

1. Bambang (MD) (sebagai bandar serta penyedia barang)

2. Aiptu Suherianto (anggota polri, perannya sebagai pengendali di lapangan)

3. Panjul alias boy (MD) (membawa barang dari malaysia)

4. Rovvi (berperan sebagai kurir)

5. Untung (berperan sebagai kurir)

6. Samsul bahri (berperan sebagai kurir)

7. Saidul saragih (berperan sebagai kurir)

8. Heri agus marzuki (berperan sebagai kurir)

9. Edy sirait (berperan sebagai kurir)

"Barang bukti sabu-sabu yang diamankan, yakni Sabu seberat 50 kilogram, Kendaraan roda 2 sebanyak 2 unit, Kendaraan roda 4 sebanyak 2 unit dan beberapa kartu identitas," ujar sumber tersebut.

Dia menceritakan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di daerah Pantai Cermin, Perbaungan telah terjadi transaksi narkotika.

Selanjutnya, tim BNN melakukan penyelidikan dan berlanjut di daerah areal parkir SPBU yang berlokasi di Pasar Bengkel Dusun 4 Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

"Disana, tim berhasil mengamankan tiga orang pelaku dan barang bukti narkoba sebanyak 44 kilogram," terang sumber.

Dari keterangan tiga pelaku tersebut, lanjut sumber, tim melakukan pengembangan di Jalan Lintas Sumatera, Sergai Walk, Perbaungan Kota, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

"Tim berhasil menangkap kembali enam orang pelaku lainnya dan salah satunya adalah bandar yang bernama Bambang, serta ada anggota polri atas nama Aiptu Suherianto berhasil diamankan barag bukti sabu seberat 6 Kilogram," ucap sumber.

"Pada saat dilakukan pengembangan tersangka bernama Bambang dan Boy melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur," tutupnya.(sandy)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait