Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Harga Jual Karet di Palas Naik, Rp 6.500/Kg

Tim Redaksi: Kamis, 27 Juli 2017 | 14:18 WIB

Minggu ini, harga penjualan getah karet alam di tingkat petani di Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengalami kenaikan Rp 500/Kg. Biasanya, harga jualnya berkisar Rp 5.500 sampai Rp 6.000/Kg, kini menjadi Rp 6.000 sampai Rp 6.500/Kg.

Kepada wartawan, Zulkarnaen Hadibuan, satu prngumpul getah karet di Kecamatan Sosa, Kamis (27/7/2017) menyatakan, "Sesuai penjualan getah karet semalam, Rabu (26/7/2017), harga karet sudah naik minggu ini. Memang, infonya minggu depan harganya akan naik lagi," katanya.
"Minggu lalu, harga jual getah karet basah Rp 5.500 perkilo, sekarang naik menjadi Rp 6.000 perkilo. Untuk jenis karet kering, mimggu lalu harganya Rp 6.000 perkilo, sekarang sudah menjadi Rp 6.500 perkilo. Lumayanlah ada kenaikan. Kami berharap harganya bisa naik lagi," pintanya.
Untuk hasil pengumpulan getah karet dari masyarakat, lanjutnya, saat ini kondisi pohon karet sedang gugur daun. Sekaitan juga, sudah sekitar sebulan terakhir tidak turun hujan di daerah Kecamatan Sosa.
 "Kami mengumpulkan getah dari masyarakat, setiap seminggu sekali di poken getah hari rabu, getah karetnya kami tolak ke toke di Tebing Tinggi. Biasanya, dalam seminggu sebanyak 5 ton karet bisa kami kumpul. Saat ini, dalam seminggu hanya dapat 3 ton," tambahnya.
Untuk besaran persentase potingan getah karet yang berasal dari Kecamatan Sosa ini, terangnya, di potong sebanyak 23 sampai 25% kandungan air dan sampah dalam getah masyarakat, imbuhnya.
Sementara, Noyan, satu petani karet di Desa Ujung Batu mengaku senang dengan adanya kenaikan harga jual karet tersebut. "Maunya, harga karetnya bisa naik lagi. Setidaknya bisa seharga Rp 10.000 perkil," ucanya saat ditemui wartawan di kebun karetnya.
 "Luas kebun karet saya hanya dua bunbun, atau sekitar setengah hektar. Isinya ada sekitar 600-an batang pohon karet. Setiap tiga hari sekali, bisa sebanyak 20 sampai 25 kilo getah karet dibangkit. Berarti seminggu bisa dapat 40 sampai 50 kilo dari sini," ucapnya.
Menurutnya, saat ini hasil deresan karet masyarakat menurun, dikarenakan sedang musim gugur daun. "Kalau biasanya, dalam tiga bisa dapat 25 sampai 30 kilo getah deresan karet. Seminggu bisa dapat 50 sampai 60 kilo," tutupnya. (Pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait