Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Bahagianya Warga Sicanang Bisa Menyatu dengan Tentara

Tim Redaksi: Jumat, 14 Juli 2017 | 01:56 WIB

TMMD ke-99 Kodim 0201/BS


Warga bercengkrama dan akrab dengan para personil Satgas TMMD

Ema, selain sebagai orang tua angkat personil satuan Tugas (Satgas) TMMD 99 Kodim 0201/BS, wanita murah senyum ini saban hari menyibukkan diri membantu Ernawati (56) pemilik warung nasi sekaligus kantin Satgas TMMD.

Perempuaan paruh baya itu tampak tersipu malu ketika dihampiri oleh Tim Liputan Jurnalis Online Indonesia (JOIN) wilayah Sumut di kampung sentosa barat lingkungan 20 Sicanang Belawan, Rabu, (12/7). Dia terlihat tetap asyik menggoyangkan sendok sayur ke kuali berisi gulai ikan ayam yang sedang mendidih.

Ema mengatakan kehadiran Tentara di kampungnya menambah penghasilan orang sekampung dan meningkatkan taraf kehidupan ekonomi warga. Khusus dirinya, selain mendapatkan rezeki dari uang makan yang diberikan Petugas TMMD, Ema juga menerima jasa dari pemilik warung nasi kantin TMMD karena membantu memasak di dapur. “Ibu Erna taklah mungkin sanggup mengerjakan sendiri di dapur ini memasak untuk para bapak tentara, makanya saya diperbantukannya,” ujar Ema tersenyum ramah.

Sebelum kedatangan Satgas TMMD, Ema hanyalah eorang ibu rumah tangga yang tidak memiliki penghasilan. Namun sekarang dia bahkan kebanjiran pekerjaan. Sampai-sampai, ‘orang tua angkat’ yang disandangnya mengharuskan dia ekstra perhatian di rumahnya agar anak angkat yang dititipkan TMMD dapat terlayani dengan baik.

“Meski saya sekarang sibuk sekali, tapi saya sangat gembira bisa beramai-ramai dengan ibu-ibu disini memberi dukungan pada pak petugas yang sedang membangun kampung kampung kami,” pungkas Ema polos.

Di tempat terpisah, menurut Letkol Inf Edison SS Wadan Satgas TMMD ke 99 tahun 2017 Kodim 0201/BS, orang tua asuh bertujuan agar lebih menyatu antara tentara dan rakyat. Sehingga warga dapat berinteraksi langsung dengan Tentara dalam satu atap dan lebih dekat dengan rakyat.

Sementara bagi warga, menempatkan personil satgas yang masih muda-muda ke rumah orang tua asuh, merupakan kesan tersendiri. Dimana tadinya rumahnya sunyi, kini ramai dan selalu bersuka ria dan bercengkrama.

Seluruh prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) selama menjalankan program TMMD reguler tinggal dan menetap selama sebulan di wilayah itu. untuk lebih dekat dengan rakyat, puluhan prajurit Satgas TMMD tinggal (menginap) di rumah-rumah milik warga.

Kendati banyak warga sempat terjadi saling menawarkan diri agar rumahnya ditinggali oleh prajurit, namun setelah dilakukan koordinasi dengan pihak instansti, pemerintah desa dan tokoh masyarakat, maka dipilihlah ada beberapa kriteria warga yang rumahnya ditinggali oleh para prajurit.

Warga yang mendapatkan kesempatan langka tersebut senang bukan kepalang. Hari-hari di rumah itu telah kedatangan tamu istimewa. Selama sebulan pemilik rumah hidup dan tinggal bersama prajurit TNI bagaikan mendapat “Keluarga Baru”.

Di sinilah suasana baru hadir di tengah kehidupan bermasyarakat di wilayah Sicanang Belawan. Suasana rumah yang ditinggali prajurit menjadi hingar-bingar. Hari-hari sebelumnya yang sepi-sepi saja, kini ramai, penuh tawa dan canda. Anak-anak pun mulai bermanja-manja dengan para prajurit Satgas, bahkan bercita setelah dewasaa tamat sekolah ingin masuk tentara yang gagah dan baik hati.

Ketika usai bekerja di lapangan lokasi TMMD, orangtua dan anak-anak bercengkerama dengan prajurit Satgas TMMD. Bahkan, saat sore tiba, prajurit sepulang dari lokasi TMMD pun menyempatkan diri membantu memasak di dapur dan berolah raga.

Kelihatan Prajurit Satgas pun tidak canggung-canggung membantu tuan rumah, yang ditinggali memasak sayur atau menggoreng ikan, tahu dan tempe sebagai lauk makan malam. Suasana keakraban pun nampak jelas. Semua seperti keluarga.


“Prajurit Satgas yang tinggal, tidur dan makan di rumah warga merupakan wujud keharmonisan dan hubungan kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami hidup berdampingan serta berbaur. Kami seperti saudara dan keluarga. Kegiatan di rumah ini, kami merasakan seperti tinggal di rumah sendiri,” ungkap Prada Dwi dari Yon Armed.(tim)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait