Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

TKW Asal Langkat Dilaporkan Kabur dari Majikan di Malaysia

Tim Redaksi: Selasa, 13 Juni 2017 | 18:49 WIB

Disnakertrans Belum Terima Laporan






Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab Langkat mengaku belum menerima pengaduan terkait kebenaran adanya laporan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Langkat bernama Sri Priati (39) dalam kondisi luka dan kabur dari majikannya di Malaysia .


“Kami belum mengetahui karena tidak ada laporan baik dari keluarga korban di Langkat , propinsi maupun KBRI di Malaysia melalui Konsul di Medan” sebut Kadis Nakertrans Langkat Syaiful Abdi melalui Kasi Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab Langkat Maringan Simamora di Stabat , Senin ( 12/6)


Maringan Simamora mengakui, selaku instansi terkait pihaknya akan menelusuri kebenaran dari informasi tersebut. Hanya saja sdampai saat ini belum ada laporan resmi diterimanya , sehingga pihaknya belum dapat memberi keterangan dan informasi lebih jauh.


Namun demikian lanjut Simamora, bila benar peristiwa itu dirinya berkeyakinan ia menjadi menjadi salah satu korban TKI Illegal , karena bila melalui jalur resmi atau legal , bila ada ditemukan massalah, pihak KBRI maupun Dinas Propinsi Sumut dan daerah melaporkan atau mendapat laporan tedrkait permasalahannya.


“Jadi kita tunggu saja, karena biasanya bila TKI illegal akan ditangani petugas terkait dan segera melacak agen atau petugas lapangan dari jasa pengerah TKI itu , sehingga diketahui apakah lewat jasa resmi atau liar," sebut Simamora.


Seperti diinformasikan seorang TKW asal Abidiling 2 Desa Padang Cermin, Kec Selesai, Langkat, Sumut Sri Priati (39) seperti dilansir sejumlah media dilaporkan lari dari majikannya di Malaysia.


"Istri dari Mulyadi dan anak dari Suriamin ini mulai bekerja tanggal 20 mei 2017 dengan majikan India dan melarikan diri Jumat (9/6)," ujar Sekretaris Badan Perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Malaysia, Tengku Adnan di Kuala Lumpur, Sabtu (10/6).


Ketua Partai Nasdem Malaysia ini mengatakan Sri Priati ditemukan di tengah jalan dalam keadaan kaki terluka dan tidak bisa berjalan oleh Wakil Presiden Majelis Belia Malaysia, Zaidi Mohd Aziz yang juga Sekjen Committee Asean Youth for Cooperation (CAYC).


"Menurut Ketua Penerangan UMNO, salah satu daerah di Perak tersebut alamat rumahnya No 22, Jalan BK 5/8, Bandar Kinrara 47180 Puhong Selangor. Sri kemudian ditampung di rumah Zaidi," katanya.


Tengku Adnan mengatakan, berkat bantuan Zaidi korban kemudian mendapatkan perlindungan di KBRI Kuala Lumpur."Sementara diletakkan di shelter dan info yang saya terima agen dari korban sudah dapat dihubungi," katanya.


Kepala Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur, Yusron B Ambary saat dihubungi mengatakan yang jelas dan utama adalah memberikan shelter kepada yang bersangkutan.


"Lalu kita akan pelajari kasusnya apakah akan diteruskan ke proses hukum, lalu proses pemulangan ke Indonesia bagaimana," katanya. (lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait