Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Teroris Eks TNI Ditangkap di Titipapan Medan

Tim Redaksi: Kamis, 08 Juni 2017 | 01:01 WIB

[caption id="attachment_80828" align="aligncenter" width="350"] Rumah terduga teroris di Titipapan Medan[/caption]

Terduga pelaku teroris, Jon Hen (40) ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri di Jalan Platina 2, Lingk. 11, Kel. Titipapan, Kec. Medan Deli, Selasa (6/6) pukul 15.00 WIB.

Informasi diperoleh menyebutkan, siang itu suasana di sekitar lokasi tempat tinggal terduga teroris dalam keadaan tenang. Secara tiba - tiba, petugas bersenjata lengkap dengan menggunakan mobil pribadi memecah suasana hening menjadi heboh.

Pasalnya, segerombolan aparat keamanan bersenjata laras penjang lengkap melakukan ‎penangkapan terhadap Jon Hen di sekitaran pajak tempat tinggalnya.

Kedatangan polisi membuat warga terkejut, petugas yang telah menangkap Jon Hen dengan gerak cepat membawa terduga teroris itu ke mobil pribadi berangkat dari lokasi.

"Kami tadi disini terkejut, tiba - tiba aja datang polisi pakaian biasa pakai laras panjang menangkap Jon Hen langsung pergi. Katanya si Jon Hen ditangkap karena kasus teroris," beber warga sekitar.

Sehari setelah ditangkapnya Jon Hen, tim Densus 88 Mabes Polri kembali mendatangi sekitar rumah terduga teroris. Kedatangan petugas untuk mencari barang bukti di dalam rumah dan sekitar pekarangan rumah.

"Tadi polisi datang lagi pakai senjata lengkap, ada belasan polisi pakaian preman tadi. Begitu periksa dalam rumah dan pekarangan rumah, polisi itu pergi lagi," kata warga lagi.

Terpisah, Kepling setempat, Naimah membenarkan salah satu warganya ditangkap terduga teroris. Kini dirinya belum mengetahui kelanjutan persoalan ditangkap Jon Hen.

"Ada ditangkap, sehari ditangkap polisi ada datang lagi melakukan pemeriksaan ke rumahnya. Sampai saat ini, saya kurang tahu apa penyebab ditangkapnya Jon Hen, ada yang bilang diduga teroris," kata Naimah.


Terduga Teroris Pecatan TNI

Ditangkapnya Jon Hen terduga teroris membuat warga sekitar bertanya - tanya. Pasalnya, pria yang telah memiliki 4 orang anak itu selama ini diketahui tidak memiliki pekerjaan menetap setelah dipacat dari TNI.

Itu terkuak dari pengakuan warga yang tinggal di sekitaran terduga teroris tersebut. Dikatakan seorang pria yang tak ingin namanya dikorankan mengatakan, Jon Hen sebelumnya anggota TNI AD bertugas di ‎Koterm Belawan.

Berakhirnya tugas sebagai TNI AD setelah Jon Hen ditangkap kasus ganja, setelah dipecat, aktifitas keseharian Jon Hen hanya mengaji melalui ‎organisasi islam yang dikutinya saat ini.

"Yang kami tahu, dia (Jon Hen) itu pecatan TNI. Kami tidak tahu pekerjaannya. Yang jelas, dia tidak pernah buat onar atau berprilaku buruk di lingkungan ini," kata pria berusia 35 tahun ini.

Disinggung apakah selama ini ada sikap Jon Hen yang mencurigakan selama bermasyarakat, pria yang berprofesi buruh bangunan ini, Jon Hen jarang bicara dengan warga.

"Yang jelas kami tak percaya kalau dia itu diduga teroris. Karena kami jarang ngomong sama dia (Jon Hen), kalau itu benar kami perlu waspada juga dengan masalah ini," katanya lagi.

Hal itu dibenarkan Kepling setempat, Naimah terduga pelaku adalah pecatan TNI. "Yang saya dengar memang pecatan TNI, tapi sekarang apa kerjaan saya kurang paham. Yang jelas, dia (Jon Hen) tidak pernah bertingkah aneh di lingkungan," kata Naimah.(mu-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait