Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Terlalu...! Kawanan Brimob Aniaya Wartawan, Ini Videonya...

Tim Redaksi: Senin, 19 Juni 2017 | 06:23 WIB

 

[caption id="attachment_82075" align="aligncenter" width="350"] Wartawan Antara dianiaya sejumlah oknum Brimob[/caption]

 

Wartawan yang hendak meliput ajang kejuaraan bulu tangkis kelas dunia bertajuk Indonesia Open Super Series diwarnai aksi sewenang-wenang anggota Brimob, di Jakarta Convention Centre (JCC), pada Minggu (18/6/2017).

Adalah seorang wartawan Kantor Berita Antara Ricky Prayoga diringkus dan diseret paksa oleh dua petugas Brimob tanpa alasan yang jelas.

Dalam video yang beredar di grup Whatsapp wartawan, Ricky tampak dipaksa ke sebuah sudut ruangan sambil dimaki-maki dua oknum Brimob tersebut.

"Ketika itu pertandingan pertama final Indonesia Terbuka 2017. Karena masih bermain, saya berniat menuju ATM dulu untuk melakukan transaksi," kata Ricky dalam keterangannya yang diterima redaksi.

Dalam perjalanan menuju mesin ATM, kata Ricky, dirinya mengatakan sempat beradu pandang dengan seorang anggota Brimob.

"Saya berusaha memalingkan pandangan tapi ketika saya melihat lagi dia masih melihat ke arah saya dengan mengikuti sampai berjarak beberapa langkah," ujarnya.

Melihat hal itu, Ricky pun kemudian bertanya kenapa dia diikuti, namun bukan jawaban yang enak yang dia dapatin, malah mendapat cacian dari Brimob tersebut.

"Apa kau, ada undang-undangnya jangan melihat? Kalau tidak mau dilihat jangan jadi manusia," ungkap Ricky menirukan ucapan petugas itu.

Menurutnya, nama dalam baju petugas itu tertulis Adam. Selanjutnya, mereka terlibat dalam perdebatan dan kemudian tiga petugas berusaha membanting Ricky.

"Saya berusaha melepaskan diri dan menanyakan 'apa maksudnya ini?' Mereka bilang 'amankan saja bikin onar ini orang melawan petugas'. Saya tanya melawan apa? Adam bilang 'kau nantang-nantang petugas, kukokang juga kau', sambil berusaha mengacungkan senjata laras panjangnya ke arah saya," ujar Ricky.

Menurut Ricky, dirinya juga hendak dibawa ke pos polisi, namun dia menolak dan selanjutnya mengamankan diri di Media Center di dalam gedung.

Di sana, sambung Ricky, seorang polisi lain dengan arogan menantangnya berkelahi di luar gedung dengan melepas atribut masing-masing.

Akhirnya, seorang personel Brimob yang lebih senior mendamaikan mereka.

"Adam menyalami saya tanpa menatap mata dan langsung pergi," tutupnya.

KLIK DI SINI UNTUK MENYAKSIKAN VIDEO KEKERASAN TERHADAP WARTAWAN YANG DILAKUKAN SEKAWANAN BRIMOB DI JAKARTA

Terkait perlakuan kasar yang dilakukan oleh oknum brimob saat indonesian open terhadap jurnalis LKBN Antara, langsung mendapat tanggapan dari Ketua Umum Jurnalis Online INdonesia (JOIN), Budhi Chandra.

"Ini sangat tidak pantas dan memalukan. Kami para jurnalis ini bukan teroris atau maling, apalagi kejadian ini terjadi saat even international. Sangat disayangkan Polisi yang seharusnya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat berbuat kasar terhadap jurnalis, Apa tidak ada cara lain selain dgn kekerasan dan berbuat kasar. Kejadian ini bukan hanya sekali terjadi, tetapi berulang dan berulang kekerasan terhadap jurnalis," kesalnya.

Hingga berita ini dimuat, redaksi belum berhasil melakukan konfirmasi kepada oknum Brimob tersebut.(rel)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait