Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Stok BBM di SPBU Ujung Batu Aman Hingga Lebaran

Tim Redaksi: Sabtu, 10 Juni 2017 | 19:45 WIB

[caption id="attachment_81118" align="aligncenter" width="350"] Seorang pekerja di SPBU Ujung Batu terlihat sedang bongkar bbm di tangki timbun.
[/caption]




Stok bbm pada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina yang dikelola oleh PT. Prima Putra Agung (PT. PPA), di Desa Ujung Batu, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas (Palas), saat ini stok dinyatakan aman hingga perayaan lebaran nantinya.

Lewat Mandornya, Mahendra, Manager SPBU Ujung Batu, Hendri Simatupang, saat ditemui wartawan, Sabtu (10/6/2017) sedang lakukan bongkar muat bbm menyebutkan, pasokan bbm yang tersedia di SPBU itu ada sebanyak 90 ton.

"Saat ini, ada stok bbm di tangki kita sebanyak 90 ton. Masing-masing jenis bbm-nya, premium 30 ton, pertalite 30 ton dan solar 30 ton. Kalau tidak ada kendala di depot, kondisi bbm kita di sini akan tetap standby," ujarnya.

"Terkadang, kita mengalami keterlambatan pengiriman pasokan bbm dari depot Pertamina di Sibolga, saat stok bbm kita di sini menipis. Kendala lainnya, kerusakan kenderaan pada saat pengiriman order. Untuk antisipasinya, kita lakukan order lebih cepat 2 atau hari," katanya.

Disebutkannya, untuk kondisi penjualan ketiga jenis bbm di SPBU ini, sampai kini masih stabil yakni sebanyak 15 ton bbm perhari. Masing-masing jenis bbm habis terjual sebanyak 5 ton perharinya.

"Kami prediksikan kenaikan penjualan bbm di SPBU ini akan terjadi, seperti tahun lalu, di hari H minus tujuh dan H plus tujuh. Biasanya penjualan bbm meningkat sebanyak 1 ton perhari untuk masing-masing jenis bbm. Misalnya. Biasanya sehari premium terjual 5 ton, nanti bisa terjual 6 ton," terangnya.

Kenaikan penjualan bbm di SPBU ini, lanjutnya, lebih didominasi oleh kenderaan pemudik, yang melewati jalinsum lintas tengah ini. Juga warga masyarakat di Kecamatan Sosa, tapi pada saat hari H perayaan lebaran, hingga keperluan bbm pemudik arus balik.

Diakuinya, pihak pengelola SPBU Ujung Batu juga melayani pembelian bbm dengan jerigen. Tapi, pembeli jerigen yang punya surat rekomendasi dari Diskoperindag Palas. "Ada sebanyak 50 pembeli jerigen yang datang kemari pakai surat rekomendasi dari Diskoperindag Palas. Maksimal pembelian jerigen 40 liter perhari," ungkapnya.

Untuk harga penjualan bbm di SPBU ini, jenis premium Rp. 6.450 perliter, solar Rp. 5.150 perliter dan pertalite Rp. 7.500 perliter. (pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait