Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Sepekan Jelang Lebaran, Arus Mudik Masih Sepi

Tim Redaksi: Senin, 19 Juni 2017 | 00:31 WIB

[caption id="attachment_82039" align="aligncenter" width="350"] Hingga H-7 lebaran, para pemudik di Jalur lintas menuju Gunung Tua dan sebaliknya masih lengang dan hanya didominasi pengendara roda dua dan anak sekolah yang libur untuk pulang kampung, Minggu (18/7).[/caption]

Arus mudik di jalur lintas sumatera (Jalinsum) wilayah Padang Lawas Utara (Paluta) dan sekitarnya masih terlihat lengang dan normal hingga H-7 Lebaran, Minggu (18/6). Pemudik atau pengendara masih didominasi sepeda motor dan bus antar kota dalam propinsi (AKAP) yang mengangkut anak sekolah yang telah libur sekolah untuk pulang kampung.

Pantauan wartawan, ruas jalinsum khususnya yang menghubungkan Gunung Tua­ dengan beberapa wilayah di sekitarnya diantaranya jalur lintas Gunung Tua-Binanga, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas (Palas), jalur lintas Gunung Tua-Psp, hingga perbatasan Tapanuli Selatan (Tapsel) dan jalur lintas Gunung Tua-Langgapayung Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) terlihat normal sejak pagi hingga sore.

Selain itu, terpantau volume kenderaan yang melintas masih normal dan lengang. Namun ada beberapa truk pengangkut minyak yang melintas, itupun tidak menjadikan kemacetan di sepanjang jalur tersebut.

Tondi Hasibuan (42) yang ditemui saat beristirahat, di SPBU Gunung Tua mengaku, jalur lintas sumatera menuju Gunung Tua Paluta terlihat lengang dari kenderaan pemudik baik roda dua maupun roda empat Sebaliknya sebahagian ruas jalan hanya dipadati oleh angkutan penumpang. "Saat melintas tadi, pemudik belum ada terlihat dan masih lengang di jalan," ujar Tondi yang mudik dari Jawa Barat hendak ke Sibuhuan.

Dikatakan, meski telah menjadi Kabupaten baru, jalan di beberapa titik menuju Gunung Tua masih banyak yang rusak, meski ada perbaikan, namun belum sepenuhnya diperbaiki sehingga dikhawatirkan akan menggangu pengendara.

Dia mengaku selama perjalanan menuju wilayah Paluta mendapati minimnya penerangan jalan. Lampu jalan hanya ada di ibukota kecamatan, itupun tidak seluruh lokasi difasilitasi untuk LPJU (Lampu Penerangan Jalan Umum). Padahal, di jalur tersebut terdapat beberapa titik yang berpotensi untuk kecelakaan, seperti turunan, tikungan tajam dan jalan berlubang.

Senada disampaikan, Gunawan Nasution (35), ditemui di Simpang Portibi, Gunung Tua. Gunawan menyebutkan selama diperjalanan menuju Gunung Tua, tidak menemukan kendala yang berarti dan kondisi jalan masih normal H-7 lebaran ini.(plt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait