Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Refleksi 1 Juni, Hasyim : Pancasila Pedoman Hidup Bangsa Indonesia

Tim Redaksi: Kamis, 01 Juni 2017 | 23:09 WIB

[caption id="attachment_80157" align="aligncenter" width="1080"] Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim SE [/caption]


Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, SE mengatakan, Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa sekaligus mencerminkan jati diri Indonesia yang multikultural dan beragam latar belakang.

“Pancasila sebagai dasar negara terbukti sangat ampuh merekatkan berbagai perbedaan yang begitu kompleks di tanah air, meski acap kali masih terjadi riak-riak kecil karena adanya anasir-anasir yang mencoba mengganggu eksistensi Pancasila,” ujar Hasyim melalui rilis tertulis kepada Metro-Online.co, Kamis (1/6/2017).

Dikatakan, momentum dijadikannya tanggal 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila tentu harus disikapi dengan semangat tinggi untuk bagaimana membangun bangsa Indonesia berdasarkan sila-sila didalamnya yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyataan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyaratan/Perwakilan serta Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan ini mengajak, hari lahir Pancasila tidak hanya sekedar diperingati dan dijadikan jargon kebangkitan nasional semata. Melainkan dijadikan sebagai momen untuk menyadarkan kembali masyarakat Indonesia agar lebih mengenal, menghayati dan mengamalkan Pancasila.

Dia menyatakan, bangsa Indonesia perlu memberikan apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada para pendiri bangsa kita yang dengan cerdas telah meletakkan nilai-nilai luhur yang kuat sebagai fondasi berdirinya bangsa Indonesia.

Pancasila yang kita kenal sekarang, lanjut Hasyim, dirumuskan para founding father, tetapi penggali dan penggagasnya tetap Ir Soekarno (Proklamator RI) yang akrab dikenal dengan nama Bung Karno.

“Pancasila tidak hanya menjadi pegangan hidup kebangsaan, tetapi juga menjadi solusi bagi setiap persoalan kebangsaan,” jelasnya.

Dikatakan Hasyim, PDI Perjuangan sebagai partai nasionalis dan religius siap mengawal Pancasila, UUD 1945, NKRI yang berbhinneka tunggal ika, yang merupakan empat pilar penting berbangsa dan bernegara.

“Kami siap mengawal. Tidak boleh ada yang mencoba-coba untuk mengganti ideologi Pancasila sebagai landasan negara kita. Pancasila harus tegak kokoh di bumi nusantara ini,” tegasnya.

Anggota DPRD peraih suara terbanyak di Medan ini menambahkan, Pancasila harus menjadi model bagi generasi muda saat ini. Pancasila, katanya, harus dijadikan teladan dalam upaya membangun bangsa.

Dia juga mengajak seluruh elemen bangsa kembali bersatu padu dan merapatkan barisan, setelah sempat terkotak-kotak dan terbelah beberapa waktu lalu.

“Mari lupakan yang sudah berlalu, sekarang kita rajut kembali kebhinnekaan, mari bergandengan tangan menuju Indonesia baru yang lebih hebat dan maju,” katanya.

Lebih lanjut, Hasyim menyampaikan, DPC PDI Perjuangan Kota Medan akan menggelar Safari Ramadhan di beberapa lokasi, dengan kegiatan menyantuni anak-anak yatim piatu serta memberikan makanan berbuka puasa kepada fakir miskin.

“Kegiatan ini sebagai corong menunjukkan eksistensi partai yang berpihak kepada rakyat dari berbagai kalangan dan latar belakang,” pungkasnya.(sandy)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait