Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

PT Brantas Abipraya Lestari Berikan Sembako Bagi Warga Kutambaru

Tim Redaksi: Rabu, 21 Juni 2017 | 17:50 WIB

Mahyudin Siregar ketika menyerahkan bantuan bagi warga desa Kutambaru. (Foto: Metro online)



Sebagai bentuk rasa kepedulian akibat  dampak erupsi Sinabung PT.Brantas Abipraya Lestari (KSO)  memberikan sembako sebanyak 120 paket kepada warga desa Kutambaru Kecamatan Tiganderket pada Selasa(20/6) di Jambur desa tersebut.

PT.Brantas Abipraya Lestari(KSO)  merupakan salah satu  Perusahaan Badan Usaha Milik Negara(BUMN)  yang tengah bekerja membangun   penahan matrial banjir lahar (Sabo Dam) pada aliran lahar Sinabung di desa Kutambaru.

Untuk itu, mereka turut merasa prihatin kepada warga desa Kutambaru yang juga ikut merasakan dampak buruk akibat erupsi Sinabung yang terus berkepanjangan.  Dimana, 235 Kepala Keluarga  warga desa Kutambaru sedang kesulitan dari segi pendapatan ekonomi.Warga sudah kehilangan mata pencaharian dari bertani,dimana tanaman mereka seperti Kakao, kopi, Avokat tidak lagi menghasilkan  pengaruh erupsi Sinabung.

Pada pemberian sembako ini dari PT.Brantas Abipraya Lestari hadir Ir.Mahyudin Siregar, Awan Pangaribuan, Budi Hadiarmo,  dan didampingi Unsur Muspika Tiganderket, Kades Kutambaru Boy Leonard Perangin-angin.

Mahyudin Siregar dalam sambutannya menjelaskan, pemberian bantuan sembako bagi warga desa Kutambaru dan santunan  bagi anak yatim  salah satu program PT.Brantas Abipraya Lestari(KSO). Ada sebanyak 120 paket sembako berupa beras, minyak goreng serta gula yang diberikan kepada warga desa Kutambaru. Memang bantuan yang kami berikan masih jauh dari cukup bagi 235 KK warga desa Kutambaru. Tetapi hendaknya bantuan ini jangan dilihat dari segi banyaknya, yang penting dilihat dari segi nilai manfaatnya  bagi warga desa Kutambaru.

Singarimbun warga Kutambaru  menjelaskan,  bahwa warga desa Kutambaru sedang dalam ekonomi yang serba sulit selama erupsi Sinabung. Walaupun kami tidak lagi mengungsi, tetapi penderitaan kami sama seperti yang mengungsi. Bedanya hanya kami bisa hidup tinggal di desa menempati rumah sendiri dan bisa bekerja diladang sendiri,tetapi harus membeli beras buat makan dengan keluarga.  Sedangkan hasil dari  pertanian ladang tidak bisa lagi diharapkan dan kebanyakan kami buat memenuhi kebutuhan hidup keluarga dari hasil bekerja upahan di ladang orang di desa lain.

Kami  warga desa Kutambaru tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada PT.Brantas Abipraya Lestari yang telah bersedia membantu memberikan Sembako Waupun hanya sedikit dan bermanfaat,”ungkapnya.(marko)  



Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait