Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pengerjaan Tambal Sulam Jalan Provsu di Palas Terkesan Asal

Tim Redaksi: Kamis, 08 Juni 2017 | 00:19 WIB



Kegiatan pengerjaan perawatan atau tambal sulam di atas badan jalan provsu di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), oleh UPT. Bina Marga Provsu Gunung Tua terkesan asal jadi.

Pasalnya, pengerjaan perawatan jalan yang berlubang-lubang kecil itu tidak merata dikerjakan dan terlihat terpotong-potong.

Pantauan wartawan pada ruas badan jalan mulai dari Tanjakan Simandi Angin Desa Pasir Julu sampai ke Desa Ujung Batu, Kecamatan Sosa, Rabu (7/6/2017).

Terlihat lubang besar dan kondisi jalan yang rusak parah di badan jalan tidak dilakukan perawatan.

Namun, lubang-lubang kecil di badan jalan provsu di titik-titik tertentu ditutup aspal, tapi ada juga yang tertinggal. Seperti dari titik Desa Aer Bale hingga ke Desa Rao-rao Dolok, lubang-lubang kecil yang terdapat pada ruas badan jalan ini, sama sekali tidak ada yang ditutup aspal.

Padahal, di Desa Tanjung Bale, yang berdekatan dengan Desa Aer Bale beberapa lubang jalan dilakukan perawatan.

Demikian pula, pada ruas badan jalan di Desa Ujung Batu, yang berdekatan dengan desa Rao-rao Dolok, dilakukan pula perawatan atau penutupan luban-lubang kecil di jalan dengan aspal, yang digilas dengan mesin bomax ukuran kecil.

Salah satu pekerja perawatan jalan yang ditemui wartawan di Desa Ujung Batu, mengaku bermarga Harahap dan mengklaim bernama Maliki Yaumiddin ini mengatakan, lubang-lubang yang belum diaspal atau belum perawatan itu, harus disiram base dulu, baru diaspal.

"Abang (wartawan-red), tau gak kenapa lubang-lubang itu dilewati dulu? Karena harus disiram base dulu, baru diaspal. Lubang yang dalam-dalam itu, harus ditimbun tanah atau sertu dulu, baru diaspal," ujarnya menggurui.

Terlihat di mata wartawan, sekelompok pekerja mengerumuni wartawan seorang diri, terkesan para pekerja arogan dan tidak terima diberi masukan.

"Yang jelas, lubang-lubang yang sudah kami lewati, itu lubang yang harus di siram base dulu, baru ditutup aspal. Kalau yang gak perlu dibase, udah kami tutup aspal," ucapnya.

Disinggung soal perbaikan jalan provsu di Desa Hutaraja Tinggi (Huragi), Kecamatan Huragi yang amblas belum lama ini. Pekerja ini menjawab, "Amblasnya jalan, kan karena bencana alam. Itu nanti, akan diperbaiki oleh BNPB Provinsi, bang," katanya.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait