Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Mudik, Jalan Tol Binjai Sudah Bisa Tembus Sampai Sini...

Tim Redaksi: Rabu, 07 Juni 2017 | 17:43 WIB

[caption id="attachment_80748" align="aligncenter" width="350"] Jalan Tol Binjai-Semayang[/caption]

 

Progres kontruksi jalan tol Trans Sumatera untuk ruas Medan-Binjai hingga Juni 2017 sudah mengalami kemajuan pesat. Proyek raksasa dengan anggaran Rp 1,6 triliun itu telah siap 62.96 %. Meski belum tuntas secara keseluruhan, ditargetkan akses sudah bisa dilalui pada arus mudik lebaran 1438 H bulan depan.

 

Keterangan dihimpun redaksi Metro Online dari Bagian Umum PT Hutama Karya, selaku perusahaan pelaksana proyek, Jalan tol ini memiliki panjang 25,44 km yang terdiri dari tiga seksi. Seksi 1 Tanjung Mulia Kota Medan-Desa Helvetia Deliserdang sepanjang 6,07 km, progres fisiknya sebesar 16,72 persen, naik tipis dari bulan sebelumnya 16,71 persen.

 

Pembebasan lahan untuk seksi 1 ini, baru mencapai 67 persen dari 33,66 hektare lahan yang dibutuhkan. Mawardi tak membantah, kendala ini terjadi karena ada persoalan ganti rugi. Namun pihaknya mengaku tak bisa mengomentari hal tersebut, karena itu ranahnya BPN.

 

Bahkan berdasarkan informasi dari lapangan, pembebasan lahan untuk Tanjung Mulia, masih akan berkepanjangan karena statusnya ada yang dalam berperkara di pengadilan yang dilakukan oleh para ahli waris Badjuri dan Keluarga Sianipar melawan pihak Syamsul Hilal Ginting. “Namun untuk persoalan ini, kita tidak bisa menjawab dan mencampuri. Karena hal itu urusan BPN. Kalau mereka nyatakan bebas, baru bisa kita kerjakan,” kata Mawardi.

 

Selanjutnya, untuk Seksi 2 Helvetia-Sei Semayang sepanjang 9,05 km, progres fisiknya telah mencapai 95,98 persen, naik dari bulan sebelumnya yang hanya 88,43 persen dengan lahan yang sudah dibebaskan sudah hanpir mencapai 100 persen dari 46,36 hektare lahan.

 

Sedangkan untuk seksi 3 Sei Semayang-Binjai sepanjang 10,31 km, progres fisiknya mencapai 99,36 persen, naik dari bulan sebelumnya yang hanya 86,27 persen dengan progres pembebasan lahan juga hampir 100 persen dari 61,04 hektare lahan yang dibutuhkan.

 

Mawardi menyebutkan, perkembangan progres ini sudah memungkinkan jalan dapat dipergunakan untuk kepentingan mengurangi kemacetan di jalur utama lalu lintas Medan-Aceh. “Binjai-Semayang sudah bisa dilalui. Tapi kita saat ini sedang berusaha untuk Helvetia bisa dilalui sampai ke Binjai,” katanya.

 

Kesulitannya, lanjut Mawardi, hanya di akses keluarnya saja untuk yang di Helvetia. Tapi begitu pun, lanjut dia, pihaknnya tetap berusaha agar bisa dipakai untuk jalur alternatif saat mudik lebaran nanti.

 

“Saat ini jalan dari Binjai hingga Helvetia sudah bisa dilalui. Akses yang keluar dari Helvetia saja yang masih dalam proses pengerjaan. Soal lampu untuk gerbang tol di Sei Semayang dan Megawati juga sudah terpasang dengan baik,” jelasnya.

 

 

 























1 SEKSI 1 ( TJ. MULIA – HELVETIA )16.72 %
2 SEKSI 2 ( HELVETIA – SEI SEMAYANG)95.98 %
3 SEKSI 3 ( SEI SEMAYANG – BINJAI)99.36 %
4PROGRESS RUAS ( MEDAN – BINJAI)62.96 %

 

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait