Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Markas Mau Digusur, Massa Buruh Siap Menghadang

Tim Redaksi: Senin, 19 Juni 2017 | 19:39 WIB

 

[caption id="attachment_82094" align="aligncenter" width="350"] Lokasi Sekber Aliansi PBB DS[/caption]

Dalam waktu dekat, massa buruh yang bergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Bersatu Deliserdang (PBB DS) akan menggelar aksi unjukrasa terkait adanya rencana penggusuran Seketariat Bersama (Sekber) Aliansi PBB DS di Jalan Perintis Kemerdekaan, Tanjung Morawa sebagai dampak pembangunan Jalan Tol Tanjung Morawa- Tebing Tinggi.

 

"Ya dalam waktu dekat kita akan gelar aksi unjukrasa terkait adanya rencana penggusuran Sekber Aliansi Pekerja Buruh Bersatu Deliserdang (PBB DS) di lahan yang terkena pembangunan Jalan Tol itu, tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Tanjung Morawa," tegas Ketua Aliansi PBB DS Willy Agus Utomo yang juga Ketua FSPMI Sumatera Utara pada Senin (19/6).

 

Menurut Willy, panitia pembebasan lahan Jalan Tol tidak menunjukkan itikad baik. Sebab hingga saat ini pihak pengembang belum ada melakukan musyawarah dengan Aliansi PBB DS. ”Itu Sekber Aliansi PBB DS, tempat 9 organiasi buruh di Deliserdang melakukan rapat dan kegiatan organisasi," kata Willy.

 

Masih menurut Willy, apabila pihak pengembang Jalan Tol Tanjung Morawa - Tebing tinggi memaksakan menggusur tanpa ada negoisasi dengan para pimpinan buruh di Aliansi PBB DS, maka pihaknya akan gelar aksi besar besaran dan menolak penggusuran paksa dan menghentikan alat berat pihak pengembang yang akan menghancurkan Sekber Aliansi PBB DS. “Kita siap pasang badan, massa buruh kami akan menjaga Sekber itu," ujar Willy.

 

Lanjut Willy menjelaskan, Sekber Aliansi PBB DS yang akan digusur sudah berdiri sejak 3 tahun lalu tepatnya tahun 2014 sebelum ada rencana pembangunan Jalan Tol. “Sekber itu awalnya merupakan kantor SP Kahut SPSI Deliserdang, kini digunakan untuk 9 organisasi yakni, FSPMI, SP Kahut SPSI, SP Lem SPSI, SP Niba SPSI, SBMI, SBSI, SBSI 92, KGB Peta dan SPI," jelas Willy.

 

Dirinya pun meminta kepada pihak pembangun Jalan Tol jangan arogan dan berharap mau berunding mencari musyawarah mufakat. “Kalau mereka tetap memaksakan maka kita akan lawan. Kita minta ganti untung atau relokasi Sekber kami yang merupakan tempat kumpul buruh yang mempunyai cita - cita mulia bagi kesejahteraan buruh Deliserdang," pungkas Willy. (walsa)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait