Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Jelang Idul Fitri 1438H, Jukir Liar Menjamur di Kota Medan

Tim Redaksi: Sabtu, 24 Juni 2017 | 13:05 WIB





Dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438H, Juru Parkir (Jukir) liar semakin marak dan menjamur di Kota Medan, Sumatera Utara.

Melihat pengunjung yang ramai di pusat-pusat keramaian, para pengelola parkir terkesan mengambil kesempatan menaikkan tarif tanpa memberikan karcis parkir yang sah. Bahkan, sebagian petugas jukir tidak memakai kartu identitas.

Salah satu pemuda yang aktif di beberapa organisasi, Sandy Wu menyesalkan jukir liar yang menjamur di Kota Medan jelang Hari Raya Idul Fitri.

"Mereka (jukir liar, red) ini mengambil kesempatan, karena ini saat ramai warga yang hendak membeli keperluan hari raya," ujar Sandy Wu kepada wartawan, Jumat (23/6/2017) malam.

Wakil Sekretaris IPTI Sumut ini menceritakan, dirinya sudah acap kali mendapati jukir liar di beberapa lokasi di Kota Medan. Terbaru, dia dimintai parkir dengan tarif yang lebih tinggi dari biasanya.

"Tadi saya baru dimintai tarif parkir yang lebih tinggi dari biasanya. Setelah saya minta karcis parkir, malahan jukir tak bisa menunjukkan. Dan dia juga tidak memakai bet parkir sebagai identitas. Jadi saya katakan ini pungli," ungkapnya.

Presiden Jokowi, lanjut Sandy Wu, telah berusaha keras untuk membasmi pungutan liar (pungli), tapi menurutnya, Kota Medan malah menjamur pungli parkir.

"Itu artinya sudah melanggar perintah dari Presiden Jokowi. Ini harus ditindak tegas. Pemko Medan harus menindaklanjuti hal ini," tegas Wakil Ketua Umum Komunitas Indonesia Kompak (KIK) ini.

Sementara, warga Medan lainnya Zulfikar juga mengutarakan hal yang sama. Dirinya mendebatkan masalah tarif parkir di seputaran Plaza Centre Point Medan.

"Semalam saya hanya berhenti sebentar. Tapi begitu saya jalan, tukang parkir langsung datang dan minta uang parkir yang lebih mahal dari biasa," jelasnya.

Dikatakan Zulfikar, setelah dia menanyakan karcis, jukir itu tidak bisa menunjukkan dan beralasan bahwa karcis telah habis.


"Katanya karcis habis. Aneh-aneh aja karcis bisa habis. Udah gak jelas itu," tutupnya.(red)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait