Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Jelang Idul Fitri 1438 H, Tujuh Maskapai Ajukan Ekstra Flight

Tim Redaksi: Rabu, 07 Juni 2017 | 22:40 WIB

[caption id="attachment_73519" align="aligncenter" width="350"] Ilustrasi Lion Air[/caption]

Sebanyak tujuh maskapai penerbangan mengajajukan penambahan penerbangan (extra filght) baik untuk penerbangan domestik dan internasional dalam rangka persiapan penanganan arus mudik lebaran Idul Fitri 1438 H di Bandara Kualanamu.

Manajer humas Bandara Kualanamu Abdi Negoro pada Rabu (7/6) menerangkan sebanyak tujuh maskapai mengajukan ekstra flight. “Sudah tujuh maskapai mengajukan sedikitnya 33 extra flight baik domestik dan international," kata Abdi Negoro.

Abdi Negoro pun merincikan untuk penerbangan internasional ada tiga maskapai yang ekstra flight masing-masing Jet Star tujuan Bandara Kualanamu - Singapura sebanyak 4 flight, maskapai Silk Air tujuan Bandara Kualanamu - Singapura sebanyak 8 flight dam Sriwijaya Air tujuan Bandara Kualanamu - Penang, Malaysia sebanyak satu flight.

Sementara untuk penerbangan domestik masing - masing Garuda Indonesia sebanyak 4 flight tujuan Bandara Kualanamu - Cingkareng , Citilink sebanyak 6 flight tujuan Bandara Kualanamu - Cingkareng dan Lion Air sebanyak 8 flight tujuan Bandara Kualanamu - Pekan Baru – Padang, dan Sriwijaya Air tujuan Bandara Kualanamu – Cingkareng. “Pengajuan ekstra flight dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus mudik lebaran yang diperkirakan akan mulai pada Kamis pekan depan," terang Abdi Negoro.

Menurut Abdi Negoro, masih ada kemungkinan penambahan ekstra flight mengingat saat arus mudik lebaran lebaran jumlah masyarakat khususnya Sumatera Utara yang ingin melakukan perjalanan terus meningkay. “Maskapai mengajukan extra flight ke Kementrian Perhubungan Udara dan rekom pemberitahuan pada pengelola bandara," ujarnya.

Terkait persiapan posko pengamanan Labaran Idul Fitri 1438 H di Bandara Kualanamu , Abdi Negoro menjelaskan sesuai Surat Edaran dari Kemenhub posko akan aktif mulai tanggal 15 Juni 2017 sampai 10 Juli 2017. “Untuk pengamanan akan melibatkan seluruh unsur baik TNI/Polri, Perhubungan, tim medis serta intansi terkait lainya persis seperti tahun sebelumnya," jelas Abdi Negoro.(walsa)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait