Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Cheline, Putri Binjai Yang Terpilih Menjadi Tim Paskibra 2017

Tim Redaksi: Sabtu, 03 Juni 2017 | 20:51 WIB

[caption id="attachment_80372" align="aligncenter" width="1080"] Ruth Cheline Eglesya Purba[/caption]
Rona haru sekaligus bahagia seketika itu terpancar dari raut wajah seorang remaja putri bernama, Ruth Cheline Eglesya Purba, tidak lain siswi kelas X Peminatan Matematika dan Sains (PMS)-2 Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Binjai.

Betapa tidak, gadis yang menetap di Jalan Gunung Bendahara, Gang Bendahara, Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai itu, mampu menorehkan pretasi membanggakan usai terpilih mewakili Provinsi Sumatera Utara, untuk bergabung di Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2017.


Ditemui disekolahnya, anak pertama dari dua bersaudara pasangan suami-istri, Aiptu Nelson Purba dan Lisbert Herta Sulastri Pandiangan ini, bercerita panjang terkait keberhasilannya lolos pada seleksi Paskibra tingkat provinsi di Asrama Haji Medan, 18 hingga 20 Mei lalu.

Menurut Cheline, sapaan akrab remaja kelahiran Gunung Sitoli, 7 Oktober 2001 itu, hasil tersebut sungguh di luar dugaan. Sebab dia menganggap, kualitas dan kemampuan kontestan dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara, relatif berimbang.

Apalagi gadis berpostur tubuh 172 sentimeter dan berat 63 kilogram tersebut, sempat tidak percaya diri dengan kondisi fisiknya. Sebab dari 124 peserta, Cheline menjadi salah satu dari dua kontestan yang memiliki postur tubuh paling jangkung.

"Awalnya sempat gugup dan sedikit minder. Sebab saya harus bersaing dengan ratusan peserta dari daerah lain. Terlebih saya pun termasuk kontestan dengan tinggi badan cukup mencolok," ujarnya, didampingi Kepala SMA Negeri 2 Binjai, Chadijah Harahap, Guru Bagian Kesiswaan, Eddy Harianto, dan Pelatih Paskibra, Muhammad Mustafa Badrul Kemal Nasution.
[caption id="attachment_80374" align="aligncenter" width="1080"] Ruth Cheline Eglesya Purba bersama para guru dan pelatih[/caption]
Namun dengan semangat dan keyakinan yang tinggi, serta keseriusan dalam mempersiapkan kemampuan fisik, mental, dan inteletual, Cheline mengaku, seluruh proses seleksi itu akhirnya bisa dilalui dengan baik dan mampu menghasilkan nilai yang maksimal.

"Beruntung, selama tiga hari di sana, saya dan teman-teman dari Binjai, bisa menyelesaikan seluruh proses seleksi. Mulai dari tes akademis, wawancara bahasa Inggris, tes jasmani dan kesehatan, teori dan gerakan PBB, tes kebudayaan, serta lainnya," seru Cheline.

Bahkan menurutnya, tiga dari empat kontestan asal Kota Binjai, mampu menduduki posisi 10 besar Sumatera Utara, meskipun pada akhirnya hanya dia yang berhasil lolos ke tingkat nasional dan bergabung dengan Tim Paskibraka 2017.

Atas dasar itu pula, gadis yang sempat menamatkan pendidikan di SD Methodist Binjai dan SMP Negeri 1 Binjai tersebut mengaku, sangat berterima kasih atas doa dan dukungan dari seluruh pihak, terutama orang tua, para pembina, pelatih, keluarga, dan teman.

"Mudah-mudahan saja, saya diberi kesehatan dan kelancaran, baik sewaktu menjalani masa karantina, maupun saat mengikuti puncak pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 nanti," tukas Cheline, yang berkeinginan menjadi seorang Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) kelak.

Rasa syukur dan kebanggaan turut pula disampaikan Pembina Paskibra Kota Binjai, yang juga Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadis Pora) Kota Binjai, Saud Sinaga.

Apalagi menurutnya, keberhasilan yang diraih Ruth Cheline Eglesya Purba, menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Kota Binjai, yang sudah lebih dari 33 tahun tidak pernah lagi mengirimkan wakilnya untuk bergabung ke dalam Tim Paskibraka.

"Ini jelas prestasi yang sangat membanggakan. Tidak hanya bagi Cheline dan sekolahnya, tetapi juga bagi Kota Binjai. Sebab di tahun 1984 silam adalah yang terakhir kali bagi Kota Binjai mengirimkan wakilnya di tingkat nasional," terang Saud.

Karena itu dia turut berharap, Cheline mampu mengotimalkan persiapan fisik dan mental, baik saat menjalani masa karantina di Cibubur, Jakarta, mulai akhir Juli nanti, maupun sewaktu tampil di puncak pelaksanan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus mendatang.

"Jika dilihat dari postur tubuhnya, kemungkinan Cheline bisa masuk dalam barisan delapan atau yang paling depan. Meskipun demikian, kita tetap terus berdoa, agar dia bisa menempati barisan pembawa baki," harap Saud.(hendra)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait