Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

1.813 RTS-PM Kecamatan Sosa Terima Rastra Triwulan II

Tim Redaksi: Jumat, 16 Juni 2017 | 19:15 WIB

[caption id="attachment_81861" align="aligncenter" width="350"] Bendahara Penerimaan Kantor Camat Sosa, Zulyaden Lubis. [/caption]

Sebanyak 1.813 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) beras prasejahtera (Rastra) di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), menerima penyaluran sebanyak 81.585 kilogram Rastra Triwulan II, perioe bulan april-juni 2017.

Lewat Bendahara Penerimaan, Zulyaden Lubis, Camat Sosa, H.Asnan Lubis, kepada wartawan, Jumat (16/6) mengatakan, hingga saat ini pendistribusian rastra ke sebanyak 39 desa yang di Kecamatan Sosa berjalan lancar dan tidak ada kendala.

"Pendistribusian r astra ke desa-desa di Kecamatan Sosa berjalan lancar dan tidak terjadi hambatan maupun kendala. Kami berharap rastra ini dapat meringankan kebutuhan keluarga saat di bulan ramadan ini, maupun menjelang hari raya idul fitri nantinya," ujarnya.

"Harga tebusan rastra sampai di titik distribusi madih tetap sama, Rp 1.600/kg," terangnya.

Sementara, Kepala Desa Hutaraja Lamo, Ali Atas Hasibuan SH dudampingu kaur desanya, Humala Hasibuan dan Rodop Indra Simanungkalit menjelaskan, pada priode ini Desa Hutaraja Lamo menerima rastra sebanyak 1.245 kg.

"Dari 1245 kg atau sekitar 83 zak itu, dibagikan kepada sebanyak 83 kepala keluarga dengan harga Rp 30.000 /zaknya. Harga itu sudah termasuk transportasi dari titik tribusi di Kecamatan ke desa dan uang bongkarmuat," terangnya.

"Berarti harga perkilonya sampai ke masyarakat sekitar Rp 2.000/kg, karena ada tambahan biaya distribusi dan biaya bongkar muat dari kecamatan ke desa. Dari setiap jadwal pembagian rastra, ada 7 kepala keluarga yang benar-benar miskin, itu ditanggung oleh kepala desa," ungkap Humala.

Satu warga di Kecamatan Sosa, Salmawati Daulay menyatakan kelegaannya setelah menerima rastra dari Pemerintah. Hal ini sangat membantu dalam menguragi beban keluarga.

"Kami sangat senang membeli rastra sebanyak 15 kg dengan harga Rp 30.000. Ini tentu cukup meringankan ekonomi keluarga kami, apalagi di saat ini menjelang lebaran," Salma yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani. (pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait