Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Sertijab 4 Kapolres, Kapoldasu Ingatkan Program Revolusi Mental Personil

Tim Redaksi: Kamis, 25 Mei 2017 | 06:12 WIB


Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel melakukan serah terima jabatan (sertijab) para Kapolres sejajaran Polda Sumut yang dilaksanakan di Aula Tribrata Polda Sumut, Rabu (24/5/2017).

Para Kapolres yang melakukan sertijab yakni, Kapolres Siantar AKBP Dodi Darjanto, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbag Bankuminter Bagtinter Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, dan digantikan AKBP Doddy Hermawan, yang sebelumnya KSB Binkar Bag SDM Korbrimob Polri.

Kapolres Taput AKBP Dudus Harley Davidson, diangkat dalam jabatan baru sebagai Dir Tahti Polda Kepri, digantikan AKBP Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, yang sebelumnya menjabat Kasubbid Fiskomfor Labporcab Medan.

Kemudian, Kapolres Madina AKBP Rudy Rifani, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabag RBP Ro Rena Polda Sumut, digantikan AKBP Martri Sonny, yang sebelumnya Kasubbid III Ditreskrimum Polda Jabar.

Yang terakhir, Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagdalprograr Ro Rena Polda Sumut, digantikan AKBP Erwin Horja Hasudungan Sinaga, yang sebelumnya Analis kebijakan Muda Dittipiddeksus Bareskrim Polri.

Dalam arahannya, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel berharap para Kapolres yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan situasi, kondisi dan adat budaya setempat.

"Meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polisi melalui peningkatan kinerja, mendekatkan polisi dengan rakyatnya, pembenahan kultur dan peningkatan kemampuan mengelola media," kata Kapolda.

Jenderal Bintang Dua ini juga meminta agar selalu melakukan Inventarisir karakteristik kerawanan daerah, serta turun ke lapangan untuk jalin komunikasi yang intensif dan kerjasama yang sinergis bersama unsur FKPD, TNI, Toga, Tomas, Todat dan Media.

"Jika ada permasalahan yang berpotensi konflik, agar segera dilokalisir, dicegah dan selesaikan sampai akar masalah, dengan berdayakan tiga pilar plus, serta kedepankan pendekatan adat dan budaya," ungkapnya.

Menurut Kapolda, tidak ada pekerjaan ataupun penanganan kasus yang dijalan di tempat atau tidak jelas progresnya, dikarenakan pergantian pejabat.

"Pelaksanaan tugas yang baik dan terobosan kreatif oleh Kapolres lama, dapat ditindak lanjuti dan dikembangkan oleh Kapolres baru," tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan program revolusi mental personil agar terus digalakkan, untuk tingkatkan Public Trust dan wujudkan Polri yang Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya).

"Untuk selalu jaga soliditas, bangun sinergitas, bekerja yang keras, cerdas dan ikhlas. Perketat penjagaan tahanan jangan terulang lagi tahanan lari," tutupnya.(sandy)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait