Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

PLN Ingkar Janji, Selama 3 Hari Ramadhan Listrik Byar Pet

Tim Redaksi: Senin, 29 Mei 2017 | 23:31 WIB

[caption id="attachment_79903" align="aligncenter" width="503"]
Jenti Mutiara Napitupulu, Anggota DPRD Kabupaten Palas.[/caption]kar janji dengan jaminan suplay listrik PLN ke pelanggannya tidak akan padam selama sebulan ramadhan. Tapi, baru saja ibadah puasa ramadhan 1438 hijriyah berjalan tiga hari, kondisi penyakit listrik tidak berubah, masih sering byar pet.

"Kondisi listrik PLN sampai saat ini, khususnya di daerah kami di Desa Ujung Batu 5, Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) masih seperti biasa. Seperti orang sakit yang setiap hari harus minum obat tiga kali sehari. Begitulah kondisi listrik PLN di tempat kami ini," ungkap Jenti Mutiara Napitupulu, Anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas (Palas), kepada wartawan, Senin (29/5).

"Kami di sini merasakan, harga listrik PLN lebih mahal dari pada harga BBM subsidi pemerintah. Mari kita hitung, minimal dalam satu hari, tiga kali PLN padam. Sekali listrik padam, bisa sampai satu jam lebih lamanya padam," ujarnya.

"Tentu saja, selama listrik PLN padam, kami ataupun warga di sini menggunakan genset untuk kebutuhan arus listrik ke rumah kami dengan membeli bensin (premium-red). Harga ecerannya di sini Rp. 8.000 perliter, tahan untuk kebutuhan listrik selama satu jam," ujarnya.

Cobalah dihitung-hitung, sebut Politisi PDI Perjuangan ini, satu hari, listrik PLN pada minimal 3 jam, untuk kebutuhan listrik keluarga beli bbm minimal sebesar Rp. 24.000 perhari, dikalikan 30 hari sebulan, udah sebesar Rp. 720.000 perbulan, beli bbm genset untuk kebutuhan listrik PLN saat byar pet dan suplay tegangan arus rendah.

Jenti juga mengeluhkan, perihal daya arus PLN yang tidak mampu mencukupi kebutuhan arus listrik di rumahnya. "Daya arus sering berkurang atau ngedrop pada saat mau berbuka puasa atau pada saat ibadah sholat sholat. Pernah juga, pas tengah malam arus listrik ngedrop, sampai AC di rumah saya tidak dingin," ungkapnya.

Senada itu, Kepala Desa Ujung Batu 5, Supadi menegaskan, pihaknya sangat mengharapkan agar pihak PT. PLN di Area Padang Sidempuan c/q PLN Rayon Sibuhuan dapat meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat selama sebulan ramadhan, agar listrik PLN tidak sampai padam.

"Pihak PLN. Tolong buktikan janji mu. Kami berharap, listrik PLN tidak padam bukan hanya selama di bulan ramadhan saja, tapi kiranya arus listrik PLN bisa kami nikmati selamanya," pintanya.

"Memang, kami sendiri merasakan bahwa arus listrikPLN di desa kamijni sering byar pet, minimal dalam sehari terjadi tiga kali pemadaman PLN. Belum lagi kondisi arus listrik yang ngedrop, sehingga berpengaruh terhadap alat elektronik. Agar keluhan warga masyarakat ini bisa disikapi oleh pihak PLNm" desaknya.

Sayangnya, sampai berita ini diturunkan, belum mendapatkan konpirmasi dari pihak PLN.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait